Memahami Urutan Pangkat TNI AU membantu kamu mengenali jenjang keprajuritan dari tingkat paling awal sampai Perwira Tinggi. Dalam TNI Angkatan Udara, struktur kepangkatan dibagi menjadi Tamtama, Bintara, dan Perwira.
Jenjang tersebut dimulai dari Prajurit Dua atau Prada dan mencapai pangkat aktif tertinggi, yaitu Marsekal TNI. Namun, kenaikan pangkat tidak otomatis terjadi hanya karena masa kerja. Pendidikan, jabatan, kinerja, masa dinas, hingga kebutuhan organisasi juga turut diperhitungkan.
Daftar Isi
- Urutan Pangkat TNI AU dari Prada hingga Marsekal
- Tingkatan Tamtama dari Prada sampai Kopka
- Jenjang Bintara dan Bintara Tinggi
- Struktur Perwira hingga Marsekal TNI
- Ketentuan Kenaikan Pangkat Prajurit
- Pangkat dan Jabatan dalam Karier Militer
- Mini FAQ
- Ringkasan
Urutan Pangkat TNI AU dari Prada hingga Marsekal

Struktur kepangkatan TNI AU terdiri dari 22 jenjang apabila dihitung dari Prada sampai Marsekal TNI.
Susunan tersebut mengacu pada PP Nomor 39 Tahun 2010 tentang Administrasi Prajurit TNI. Selanjutnya, regulasi ini mengalami perubahan melalui PP Nomor 35 Tahun 2025 dan PP Nomor 10 Tahun 2026.
| Golongan | Pangkat dari Rendah ke Tinggi |
|---|---|
| Tamtama | Prada, Pratu, Praka, Kopda, Koptu, Kopka |
| Bintara | Serda, Sertu, Serka, Serma, Pelda, Peltu |
| Perwira Pertama | Letda, Lettu, Kapten |
| Perwira Menengah | Mayor, Letkol, Kolonel |
| Perwira Tinggi | Marsma TNI, Marsda TNI, Marsdya TNI, Marsekal TNI |
Pada kelompok Perwira Tinggi, TNI AU menggunakan sebutan Marsekal. Sementara itu, TNI AD menggunakan sebutan Jenderal dan TNI AL memakai Laksamana.
Urutan Perwira Tinggi TNI AU adalah:
Marsekal Pertama → Marsekal Muda → Marsekal Madya → Marsekal TNI.
Selain itu, TNI AU menyediakan halaman resmi yang menampilkan tanda kepangkatan seluruh kelompok, mulai dari Tamtama sampai Perwira Tinggi.
Lihat Tanda Kepangkatan Resmi TNI AU
Baca Juga: Tingkatan Pangkat TNI Lengkap untuk AD, AL, dan AU
Tingkatan Tamtama dari Prada sampai Kopka
Tamtama merupakan salah satu golongan dasar dalam kepangkatan TNI AU. Kelompok ini memiliki enam jenjang dari Prajurit Dua sampai Kopral Kepala.
| Urutan | Pangkat | Singkatan |
|---|---|---|
| 1 | Prajurit Dua | Prada |
| 2 | Prajurit Satu | Pratu |
| 3 | Prajurit Kepala | Praka |
| 4 | Kopral Dua | Kopda |
| 5 | Kopral Satu | Koptu |
| 6 | Kopral Kepala | Kopka |
Dengan demikian, Prada menjadi pangkat paling rendah dalam struktur reguler TNI AU. Adapun Kopka merupakan jenjang tertinggi pada golongan Tamtama.
Pangkat pertama seorang prajurit tetap mengikuti jalur pendidikan dan pengangkatan yang ditempuh. Karena itu, anggota yang masuk melalui jalur Bintara atau Perwira tidak memulai karier dari Prada.
Jenjang Bintara dan Bintara Tinggi
Setelah Tamtama, jenjang kepangkatan berlanjut ke golongan Bintara.
Strukturnya terdiri dari:
| Urutan | Pangkat | Singkatan |
|---|---|---|
| 1 | Sersan Dua | Serda |
| 2 | Sersan Satu | Sertu |
| 3 | Sersan Kepala | Serka |
| 4 | Sersan Mayor | Serma |
| 5 | Pembantu Letnan Dua | Pelda |
| 6 | Pembantu Letnan Satu | Peltu |
Serda sampai Serma masuk kelompok Bintara. Sementara itu, Pelda dan Peltu berada dalam kelompok Bintara Tinggi.
Jenjang tertinggi pada golongan ini adalah Peltu. Namun, mencapai pangkat tersebut tidak membuat seorang prajurit otomatis beralih menjadi Perwira.
Perpindahan menuju golongan Perwira mengikuti pendidikan, pengangkatan, pembinaan karier, serta mekanisme yang ditentukan TNI.
Baca Juga: 22 Urutan Pangkat TNI AD, AL, dan AU dari Terendah hingga Tertinggi
Struktur Perwira hingga Marsekal TNI
Golongan Perwira terbagi menjadi Perwira Pertama, Perwira Menengah, dan Perwira Tinggi. Masing-masing memiliki jenjang dan posisi tersendiri dalam struktur TNI AU.
Perwira Pertama
Kelompok Perwira Pertama atau Pama terdiri dari:
- Letnan Dua atau Letda
- Letnan Satu atau Lettu
- Kapten.
Letda menjadi jenjang pertama dalam golongan Perwira. Selanjutnya, Lettu berada satu tingkat di atasnya, sedangkan Kapten menjadi jenjang tertinggi Pama.
Perwira Menengah
Setelah Kapten, struktur berlanjut ke Perwira Menengah atau Pamen.
Urutannya adalah:
- Mayor
- Letnan Kolonel atau Letkol
- Kolonel.
Kolonel menjadi pangkat tertinggi dalam kelompok Perwira Menengah. Setelah itu, jenjang karier memasuki golongan Perwira Tinggi.
Perwira Tinggi
Pada TNI AU, jenjang Perwira Tinggi menggunakan sebutan Marsekal.
| Urutan | Pangkat | Singkatan |
|---|---|---|
| 1 | Marsekal Pertama TNI | Marsma TNI |
| 2 | Marsekal Muda TNI | Marsda TNI |
| 3 | Marsekal Madya TNI | Marsdya TNI |
| 4 | Marsekal TNI | Marsekal TNI |
Struktur tersebut masih digunakan dalam sistem kepangkatan TNI AU. Pada akhirnya, Marsekal TNI menjadi pangkat aktif tertinggi di lingkungan Angkatan Udara.
Baca Juga: Intip Rincian Gaji TNI AU dan Tunjangan Kinerja Terbarunya
Ketentuan Kenaikan Pangkat Prajurit

Kenaikan pangkat tidak diberikan secara otomatis hanya karena seorang prajurit sudah bertugas dalam jangka waktu tertentu.
PP Nomor 39 Tahun 2010 menjadi salah satu dasar administrasi kepangkatan prajurit TNI. Kemudian, ketentuannya mengalami perubahan pada 2025 dan kembali diperbarui melalui PP Nomor 10 Tahun 2026.
Dalam pembinaan karier, beberapa unsur yang dapat diperhitungkan meliputi:
- jabatan yang diduduki
- norma waktu kenaikan pangkat
- Masa Dinas Perwira atau MDP jika dipersyaratkan
- Masa Dinas Dalam Pangkat atau MDDP
- pendidikan
- penilaian personel
- kelengkapan administrasi
- kesamaptaan
- kebutuhan organisasi.
Dengan demikian, terpenuhinya satu persyaratan belum berarti seorang prajurit otomatis memperoleh pangkat baru.
Kenaikan pangkat juga berkaitan dengan dedikasi, kinerja, dan tanggung jawab yang diemban. Oleh sebab itu, jenjang yang lebih tinggi membawa tuntutan tugas yang lebih besar.
Ketentuan khusus Perwira
Kenaikan pangkat reguler Perwira diatur lebih rinci melalui Peraturan Panglima TNI Nomor 15 Tahun 2025.
Baca Peraturan Panglima TNI Nomor 15 Tahun 2025
Untuk Pama sampai Pamen, MDP dan MDDP menjadi bagian dari norma waktu kenaikan pangkat.
Beberapa contoh salah satu ketentuan MDP berdasarkan pendidikan adalah:
| Kenaikan | Salah Satu Ketentuan MDP |
|---|---|
| Letda → Lettu | Minimal 3 tahun bagi lulusan Sesarcab/setingkat |
| Lettu → Kapten | Minimal 5 tahun bagi lulusan Sesarcab/setingkat |
| Kapten → Mayor | Dapat mulai 8 tahun bagi lulusan Diklapa/setingkat |
| Mayor → Letkol | Dapat mulai 14 tahun bagi lulusan Sesko Angkatan/setingkat |
| Letkol → Kolonel | Dapat mulai 17 tahun bagi lulusan Sesko Angkatan/setingkat |
| Kolonel → Pati Bintang Satu | Dapat mulai 21 tahun bagi lulusan Sesko TNI/Lemhannas/setingkat |
Angka tersebut bukan berarti seluruh Perwira otomatis naik setelah mencapai masa dinas tertentu. Sebaliknya, pendidikan, jabatan, MDDP, penilaian, dan kebutuhan organisasi tetap menjadi bagian dari proses.
Pangkat dan Jabatan dalam Karier Militer
Pangkat dan jabatan merupakan dua hal yang saling berkaitan, tetapi memiliki fungsi berbeda.
Pangkat menunjukkan kedudukan prajurit dalam hierarki keprajuritan. Sementara itu, jabatan menunjukkan posisi serta tanggung jawab yang sedang dijalankan dalam organisasi.
Sebagai contoh, dua prajurit berpangkat Kolonel dapat menduduki jabatan yang berbeda. Perbedaan tersebut dapat dipengaruhi oleh korps, satuan, kompetensi, pengalaman, serta kebutuhan organisasi.
Selain pangkat, pembinaan karier juga mempertimbangkan berbagai faktor lain, antara lain:
- pendidikan militer
- pengalaman penugasan
- prestasi dan kinerja
- jabatan
- kesamaptaan
- penilaian atasan
- kebutuhan organisasi
- persyaratan administrasi.
Oleh karena itu, perjalanan karier prajurit tidak cukup dilihat hanya dari urutan pangkat. Pada akhirnya, kenaikan pangkat juga membawa peningkatan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Mini FAQ
Apa pangkat paling rendah di TNI AU?
Prajurit Dua atau Prada merupakan pangkat reguler paling rendah dalam golongan Tamtama TNI AU.
Apa pangkat paling tinggi di TNI AU?
Marsekal TNI merupakan pangkat aktif tertinggi dalam struktur TNI Angkatan Udara.
Apa saja pangkat Tamtama TNI AU?
Jenjang Tamtama terdiri dari Prada, Pratu, Praka, Kopda, Koptu, dan Kopka.
Apa saja pangkat Bintara TNI AU?
Jenjang Bintara terdiri dari Serda, Sertu, Serka, Serma, Pelda, dan Peltu.
Apa pangkat Perwira Tinggi TNI AU?
Perwira Tinggi terdiri dari Marsekal Pertama, Marsekal Muda, Marsekal Madya, dan Marsekal TNI.
Apakah TNI AU mempunyai pangkat Brigadir Jenderal?
Tidak. Pangkat Perwira Tinggi bintang satu TNI AU disebut Marsekal Pertama TNI.
Apakah kenaikan pangkat otomatis berdasarkan masa kerja?
Tidak. Masa dinas hanya salah satu unsur. Selain itu, jabatan, pendidikan, MDDP, penilaian, administrasi, kesamaptaan, dan kebutuhan organisasi turut diperhitungkan.
Apa arti MDDP?
MDDP adalah Masa Dinas Dalam Pangkat, yaitu salah satu norma waktu yang digunakan dalam proses kenaikan pangkat sesuai ketentuan yang berlaku.
Apakah Peltu otomatis menjadi Letda?
Tidak. Peralihan dari Bintara menuju Perwira mengikuti mekanisme pendidikan, pengangkatan, dan pembinaan karier TNI.
Ringkasan
Urutan Pangkat TNI AU dimulai dari Prada dan mencapai Marsekal TNI. Secara umum, struktur kepangkatan terbagi menjadi Tamtama, Bintara, dan Perwira.
Pada golongan Tamtama terdapat enam tingkat dari Prada sampai Kopka. Selanjutnya, jenjang Bintara berjalan dari Serda hingga Peltu. Golongan Perwira kemudian dimulai dari Letda dan mencapai tingkat tertinggi Marsekal TNI.
Sementara itu, kenaikan pangkat tidak berlangsung otomatis karena masa kerja. Prajurit tetap harus mengikuti sistem pembinaan karier serta memenuhi ketentuan mengenai pendidikan, jabatan, penilaian, masa dinas, dan kebutuhan organisasi.
