Jurusan yang Dibutuhkan PA PK TNI Gelombang II 2026 Terkini

Jurusan yang dibutuhkan Pa PK TNI Gelombang II 2026

Banyak lulusan D4 dan S1 mulai mencocokkan program studi mereka sebelum pendaftaran berikutnya muncul. Namun, daftar resmi Jurusan yang dibutuhkan Pa PK TNI Gelombang II 2026 belum tersedia di portal pusat Rekrutmen TNI per 24 Juli 2026. Portal tersebut masih menampilkan kebutuhan PA PK TNI Reguler Gelombang I.

Kondisi ini bukan alasan untuk menunggu tanpa persiapan. Kamu tetap bisa mempelajari kelompok jurusan Gelombang I sebagai gambaran awal, memeriksa syarat dasarnya, dan menyiapkan cara verifikasi saat pengumuman Gelombang II terbit. Baca sampai akhir agar kamu tidak keliru menganggap daftar lama sebagai ketentuan baru.

Daftar Isi

1. Status Jurusan PA PK 2026

Daftar Jurusan yang dibutuhkan Pa PK TNI Gelombang II 2026 belum TNI umumkan per 24 Juli 2026. Saat artikel ini ditulis, portal resmi Rekrutmen TNI masih menampilkan kartu PA PK TNI Reguler Gelombang I dengan status sudah ditutup. Halaman kebutuhan, persyaratan, jadwal, dan lokasi juga masih berlabel Gelombang I.

Karena itu, belum ada dasar resmi untuk menyebut program studi tertentu pasti masuk kebutuhan jurusan PA PK Gelombang II. Daftar Gelombang I hanya berguna sebagai acuan persiapan, bukan jaminan bahwa jurusan, jenjang, dan pembagian pria atau wanita akan tetap sama.

Halaman registrasi publik memang masih memiliki pilihan PA PK TNI Reguler 2026. Akan tetapi, rincian di dalamnya merujuk periode Gelombang I pada Januari sampai Februari 2026, sedangkan halaman pembuatan akun menyatakan pendaftaran telah ditutup. Keberadaan tombol registrasi lama tidak membuktikan Gelombang II sudah aktif.

2. Kapan Jurusan Gelombang II Terbit?

TNI belum mencantumkan tanggal terbit daftar jurusan Gelombang II pada portal pusat. Sebagai petunjuk awal, kalender penerimaan Lanud Zainuddin Abdul Madjid menempatkan PA PK TNI Gelombang II pada rentang September sampai Oktober 2026.

Rentang tersebut hanya menunjukkan bulan agenda. Informasi itu tidak berarti pendaftaran pasti mulai 1 September, berlangsung selama dua bulan penuh, atau kebutuhan jurusan akan muncul pada tanggal tertentu. Kamu perlu menunggu portal pusat memuat kartu Gelombang II beserta jadwal rinci.

Daftar jurusan biasanya menjadi penting sejak awal karena sistem perlu mencocokkan pendidikan calon dengan kebutuhan TNI. Jika program studimu belum muncul sekarang, jangan menyimpulkan peluangmu sudah tertutup. Pantau pengumuman baru sampai TNI menerbitkan kebutuhan yang khusus menyebut Reguler Gelombang II.

3. Acuan Jurusan dari Gelombang I

Jurusan yang dibutuhkan Pa PK TNI Gelombang II 2026

Halaman kebutuhan resmi PA PK TNI 2026 memuat 118 kelompok program studi untuk Reguler Gelombang I. Daftar jurusan Gelombang I tersebut mencakup bidang kesehatan, teknik, penerbangan, digital, pertanian, hukum, ekonomi, bahasa, agama, olahraga, dan sosial.

Ringkasan di bawah membantu kamu mengenali pola kebutuhan sebelumnya tanpa mengubahnya menjadi daftar final Gelombang II. TNI dapat menambah, mengurangi, atau mengubah kecocokan jenjang dan gender sesuai kebutuhan organisasi pada penerimaan berikutnya.

3.1 Jurusan Kesehatan dan Psikologi

Kelompok jurusan kesehatan PA PK TNI pada Gelombang I mencakup Kedokteran Umum, Kedokteran Gigi, Apoteker atau Farmasi, Keperawatan atau Ners, Keperawatan Anestesiologi, Fisioterapi, Radiologi, Analis Kesehatan, Gizi, Optometri, Rekam Medik, dan Manajemen Informasi Kesehatan. Daftar itu juga memuat Rekayasa Elektro Medis, Teknologi Elektromedik, Teknologi Biomedis, Fisika dengan konsentrasi medis, serta Psikologi.

Kecocokan nama bidang saja belum cukup. Tabel Gelombang I membedakan S1 dan D4 serta kebutuhan pria dan wanita pada setiap program studi. Kamu tetap harus mencocokkan seluruh kolom saat daftar Gelombang II terbit.

3.2 Jurusan Teknik dan Penerbangan

Bidang teknik dan penerbangan pada Gelombang I mencakup Penerbang, Teknologi Rekayasa Pemeliharaan Pesawat Udara, Keselamatan Penerbangan atau Lalu Lintas Udara, Teknik Listrik Bandara, dan Teknologi Rekayasa Bandar Udara. Teknik Penerbangan atau Dirgantara, Aeronautika, Mesin Pesawat, Mesin, Sipil, Arsitektur, Perencanaan Wilayah dan Kota, serta Perkapalan juga tercantum.

Kelompok lain meliputi Permesinan Kapal, Teknik Listrik, Elektro atau Arus Kuat, Elektronika, Telekomunikasi, Kimia, Industri, Geodesi, Pertanian dan Biosistem, serta Perencanaan Irigasi dan Rawa. Tidak semua jurusan menerima dua jenjang atau dua gender pada Gelombang I, sehingga nama program studi bukan satu-satunya penentu kecocokan.

3.3 Jurusan Digital dan Intelijen

Gelombang I juga membuka beberapa jurusan digital PA PK, antara lain Teknik Komputer, Teknik Informatika, Manajemen Informatika, Ilmu Komputer, Sistem Informasi, dan Rekayasa Keamanan Siber. Bidang Desain Grafis, Produksi Media, Desain Komunikasi Visual, Rekayasa Kriptografi atau Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi, serta Agen Intelijen atau Analis Intelijen turut muncul.

Kamu perlu membaca nama jurusan secara literal ketika daftar baru keluar. Program studi yang terasa serumpun belum tentu panitia anggap sama, terutama jika nomenklatur ijazah dan transkrip berbeda dari kebutuhan resmi.

3.4 Jurusan Agro dan Kelautan

Kelompok jurusan agro dan kelautan pada Gelombang I cukup beragam. Daftarnya mencakup Pertanian, Teknik Pertanian, Perkebunan, Perikanan, Peternakan, Nutrisi dan Teknologi Pakan Ikan, Teknologi Hasil Ternak, Agribisnis dengan konsentrasi peternakan, Budidaya Perikanan, serta Akuakultur.

Program lain meliputi Manajemen Sumber Daya Perairan, Teknologi Hasil Perikanan, Sosial Ekonomi Perikanan, Agroteknologi atau Agronomi, Agronomi dan Hortikultura, Proteksi Tanaman, Teknologi Hasil Pertanian, Ilmu Pertanian, Ilmu Ternak, dan Ilmu Tanah. Gelombang I juga mencantumkan Oseanografi dan Ilmu Kelautan, tetapi Gelombang II belum tentu membawa susunan yang sama.

3.5 Jurusan Hukum dan Sosial

Pada rumpun hukum dan ilmu sosial, Gelombang I memuat Ilmu Politik, Ilmu Hukum, Hukum Pidana, Hukum Perdata, Hukum Internasional, dan Hukum Tata Negara. Ilmu Sejarah, Ilmu Perpustakaan, Ilmu Komunikasi, Jurnalistik, dan Hubungan Internasional juga masuk daftar tersebut.

Beberapa kebutuhan sangat spesifik terhadap pria, wanita, atau jenjang tertentu. Jangan hanya melihat nama jurusan pada baris utama. Periksa tanda kebutuhan pada kolom S1 pria, D4 pria, S1 wanita, dan D4 wanita agar kamu tidak salah membaca peluang.

3.6 Jurusan Ekonomi dan Bahasa

Kelompok ekonomi, manajemen, dan bahasa pada Gelombang I mencakup Ekonomi atau Akuntansi, Analis Keuangan, Manajemen Keuangan, Manajemen dan Administrasi Logistik, Manajemen Administrasi Perkantoran, Manajemen Sumber Daya Manusia, serta Manajemen Bisnis. Bidang bahasa meliputi Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Mandarin, Pendidikan Bahasa Perancis, serta Bahasa dan Sastra Perancis.

Daftar resmi sebelumnya turut memuat program keagamaan, filsafat, seni musik, olahraga, Pendidikan Tata Boga, dan Statistik. Contoh tersebut menunjukkan bahwa PA PK tidak hanya mencari lulusan kesehatan atau teknik, tetapi komposisi Gelombang II tetap harus mengikuti pengumuman barunya.

Baca Juga: PAPK TNI 2026 Persyaratan Ketat Siap Hadapi Tantangan!

4. Syarat yang Mengikuti Kebutuhan Jurusan

Jurusan yang dibutuhkan Pa PK TNI Gelombang II 2026

Jurusan yang tercantum tidak otomatis membuat calon memenuhi seluruh ketentuan. Pada persyaratan PA PK TNI Reguler Gelombang I, syarat pendidikan PA PK mengharuskan calon memiliki ijazah D4, S1, S1 Profesi, atau S2 dengan program studi sesuai kebutuhan TNI.

Acuan Gelombang I menetapkan usia maksimal 28 tahun bagi lulusan D4 atau S1 dan 30 tahun bagi lulusan S1 Profesi atau S2 saat pendidikan pertama mulai. Tinggi minimalnya 163 cm bagi pria dan 157 cm bagi wanita dengan berat badan seimbang. TNI belum mengonfirmasi bahwa angka tersebut akan tetap sama pada Gelombang II.

Gelombang I juga mensyaratkan akreditasi universitas dan program studi minimal B atau Baik Sekali saat lulus. Batas IPK tercantum minimal 2,80 bagi akreditasi A atau Unggul dan minimal 3,00 bagi akreditasi B atau Baik Sekali. Gunakan angka ini untuk pemeriksaan awal, lalu cocokkan kembali dengan syarat Gelombang II.

Perhatikan pula perbedaan antara daftar kebutuhan Reguler dan program khusus. Dokter Militer Universitas Pertahanan, Dokter Spesialis, serta PA PSDP Penerbang memiliki kebutuhan dan persyaratan tersendiri. Jangan mencampurkan program khusus tersebut dengan Jurusan yang dibutuhkan Pa PK TNI Gelombang II 2026 untuk jalur Reguler.

5. Cara Memeriksa Jurusan Gelombang II

Pemeriksaan jurusan PA PK Gelombang II perlu kamu lakukan melalui portal pusat, bukan hanya poster atau unggahan ulang akun lain. Gunakan langkah berikut agar status pendaftaran dan kecocokan pendidikanmu lebih jelas.

  • Buka portal Rekrutmen TNI dan cari kartu PA PK TNI Reguler Gelombang II. Pastikan kartu menyebut tahun 2026 dan tidak lagi merujuk Gelombang I.
  • Masuk ke menu Kebutuhan lalu baca judul halaman. Daftar yang kamu jadikan acuan harus secara jelas menyebut Reguler Gelombang II.
  • Cocokkan nama program studi pada ijazah dengan baris kebutuhan. Setelah itu, periksa jenjang D4 atau S1 serta kolom pria atau wanita.
  • Baca menu Persyaratan, Jadwal, dan Lokasi pada periode yang sama. Jangan menggabungkan kebutuhan Gelombang II dengan syarat atau lokasi Gelombang I tanpa konfirmasi.
  • Periksa halaman registrasi setelah kartu baru aktif. Tombol lama, halaman login, atau akun Gelombang I tidak membuktikan pendaftaran baru sudah terbuka.

Simpan tangkapan layar atau berkas resmi setelah informasi Gelombang II muncul. Langkah ini membantu kamu membandingkan nama jurusan, tenggat, dan dokumen tanpa bergantung pada ingatan saat tekanan pendaftaran mulai terasa.

Jangan membayar pihak yang menawarkan jalur khusus atau jaminan kelulusan. Portal TNI menegaskan proses penerimaan tidak memungut biaya, sedangkan hasil seleksi tetap mengikuti pemeriksaan dan sidang pemilihan.

Baca Juga: Rekrutmen TNI PAPK 2026 : Peluang Jadi Perwira Profesional!

Mini FAQ

Apakah jurusan PA PK TNI Gelombang II 2026 sudah diumumkan?

Belum, per 24 Juli 2026 portal pusat masih menampilkan kebutuhan PA PK TNI Reguler Gelombang I. Kamu perlu menunggu halaman yang secara jelas berlabel Reguler Gelombang II.

Kapan PA PK TNI Gelombang II 2026 dibuka?

Kalender penerimaan dari Lanud Zainuddin Abdul Madjid menempatkan agenda Gelombang II pada September sampai Oktober 2026. TNI belum mencantumkan tanggal pembukaan dan penutupan rinci pada portal pusat per 24 Juli 2026.

Apakah daftar jurusan Gelombang I berlaku untuk Gelombang II?

Belum tentu karena TNI dapat menyesuaikan kebutuhan pada setiap gelombang. Pakai daftar Gelombang I hanya untuk persiapan awal, lalu periksa daftar baru sebelum membuat akun.

Apakah semua lulusan S1 bisa mendaftar PA PK TNI?

Tidak, program studi harus tercantum pada kebutuhan resmi dan sesuai dengan jenjang serta gender yang TNI minta. Calon juga wajib memenuhi umur, IPK, akreditasi, kesehatan, tinggi badan, dan persyaratan lain pada periode terkait.

Di mana daftar jurusan resmi Gelombang II dapat dicek?

Cek menu Kebutuhan pada portal resmi Rekrutmen TNI setelah kartu Gelombang II muncul. Pastikan judul daftar menyebut PA PK TNI Reguler Gelombang II TA 2026 sebelum kamu menjadikannya acuan.

Ringkasan

Daftar Jurusan yang dibutuhkan Pa PK TNI Gelombang II 2026 belum muncul di portal pusat per 24 Juli 2026. Kalender resmi tingkat Lanud menempatkan agenda Gelombang II pada September sampai Oktober, tetapi belum memberikan tanggal rinci. Daftar 118 kelompok program studi Gelombang I hanya dapat menjadi gambaran awal dan bukan ketentuan final Gelombang II.

Cocokkan nama program studi, jenjang, gender, usia, IPK, dan akreditasi setelah kebutuhan baru terbit. Sambil menunggu, kamu bisa menata persiapan akademik, psikologi, dan strategi seleksi bersama jadiprajurit.id agar waktu persiapan tetap terarah.

Siap Lolos Tes TNI?

Konsultasi langsung persiapan tes TNI bersama mentor berpengalaman. Tingkatkan peluang lolos seleksi TNI.

KODE VOUCHER JADIPRAJURIT - ARTIKEL BIASA (1)
KODE VOUCHER JADIPRAJURIT - ARTIKEL BIASA (1)
previous arrow
next arrow