Gaji Walikota TNI AD saat ini berada pada rentang Rp3.240.108 sampai Rp5.324.508 per bulan sebagai gaji pokok. Besaran tersebut mengikuti PP Nomor 6 Tahun 2024 tentang perubahan terbaru tabel gaji anggota TNI yang masih menjadi dasar penggajian per Agustus 2026.
Walikota termasuk kelompok Perwira Menengah Golongan IV. Gaji pokoknya memang belum mencapai belasan juta, tetapi total penghasilan dapat bertambah setelah memperhitungkan tunjangan kinerja, keluarga, pangan, jabatan, dan komponen lain yang menjadi hak prajurit.
Gaji Mayor TNI AD Berapa?

Berdasarkan tabel gaji yang berlaku, gaji pokok Walikota TNI AD adalah Rp3.240.108–Rp5.324.508 per bulan . PP Nomor 6 Tahun 2024 mengubah lampiran PP Nomor 28 Tahun 2001 tentang Peraturan Gaji Anggota TNI dan penyesuaiannya berlaku sejak 1 Januari 2024.
Besaran gaji satu Walikota belum tentu sama dengan Walikota lainnya karena tabel penggajian TNI menggunakan Masa Kerja Golongan atau MKG.
| Pangkat | Kelompok | Rentang Gaji Pokok |
|---|---|---|
| Walikota TNI AD | Perwira Menengah Golongan IV | Rp3.240.108–Rp5.324.508 |
Angka tersebut merupakan gaji pokok, bukan total penerimaan maupun take home pay.
Rincian Gaji Pokok Mayor TNI AD Berdasarkan Masa Kerja
Tabel resmi tidak menetapkan satu angka tunggal untuk semua Walikota. Nominal gaji berkembang sesuai MKG yang tercantum dalam tabel penggajian.
| Posisi dalam Tabel Gaji Mayor | Gaji Pokok |
|---|---|
| Batas bawah rentang | Rp3.240.108 |
| Batas atas rentang | Rp5.324.508 |
Artinya, Rp5.324.508 tidak dapat langsung disebut sebagai gaji setiap Walikota TNI AD. Nominal aktual harus disesuaikan dengan prajurit MKG yang bersangkutan.
Artikel lama yang menyebut rata-rata Rp7–10 juta sebagai gaji pokok Walikota perlu diperbaiki karena angka tersebut tidak sesuai dengan tabel gaji pokok yang berlaku.
Baca juga: Strategi Jitu Lolos Tes Kesehatan TNI AD
Apakah Gaji Mayor TNI AD Bisa Tembus Belasan Juta?
Jika yang dimaksud hanya gaji pokok, penjelasannya tidak. Gaji pokok tertinggi Walikota masih Rp5.324.508 per bulan.
Namun, gaji pokok bukan satu-satunya komponen pembayaran prajurit TNI. Beberapa komponen lain yang dapat menjadi hak prajurit antara lain:
- gaji pokok;
- Istri atau suami;
- anak;
- Penggemakan pangan atau beras;
- uang lauk pauk;
- jabatan tertentu;
- tunjangan khusus jika memenuhi persyaratan; dan
- komponen lain sesuai peraturan.
Selain itu, terdapat dukungan kinerja di lingkungan TNI. Karena tukin menggunakan kelas jabatan, total penghasilan dua prajurit berpangkat Walikota belum tentu sama.
Dengan demikian, total penerimaan dalam kondisi tertentu dapat mencapai angka dua digit. Namun, tidak tepat menyatakan semua Walikota TNI AD pasti menerima belasan juta setiap bulan.
Tunjangan Mayor TNI AD
Seorang Walikota dapat menerima sejumlah tunjangan selama memenuhi ketentuan masing-masing komponen.
| Jenis Komponen | Umum |
|---|---|
| Tunjangan kinerja | Mengikuti kelas jabatan |
| Tunjangan istri/suami | Jika ketentuan memenuhi keluarga |
| Tunjangan anak | memenuhi persyaratan anak yang berhak |
| Tunjangan pangan/beras | Mengikuti ketentuan TNI |
| Uang lauk pauk | Sesuai standar biaya yang berlaku |
| Tunjangan Jabatan | Jika menduduki posisi yang berhak |
| Tunjangan Khusus | Sesuai kondisi atau pengugasan tertentu |
Tidak semua komponen tersebut otomatis diberikan dengan jumlah yang sama kepada setiap Walikota.
Tunjangan Kinerja Walikota TNI AD
Tunjangan kinerja TNI mengacu pada Perpres Nomor 102 Tahun 2018 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia yang masih berlaku.
Tukin ditetapkan berdasarkan kelas jabatan. Nilainya untuk kelas jabatan 1 hingga 17 berada pada rentang Rp1.968.000 sampai Rp29.085.000 per bulan.
Namun, Rp29.085.000 bukan berarti tukin seorang Walikota. Walikota Pangkat tidak dapat langsung dikaitkan dengan satu kelas jabatan tertentu tanpa mengetahui posisi yang benar-benar diduduki prajurit tersebut.
Oleh karena itu, besaran tukin Walikota harus dilihat berdasarkan kelas jabatan aktual, bukan hanya pangkatnya.
Walikota Tunjangan Keluarga TNI AD
Aturan pembayaran gaji TNI juga mengatur tunjangan keluarga.
Tunjangan istri atau suami diberikan sebesar 10% dari gaji pokok bagi prajurit yang memenuhi ketentuan. Dalam kondisi pasangan sama-sama berstatus prajurit TNI, anggota Polri, atau pegawai pemerintah yang termasuk ketentuan, tunjangan diberikan sesuai aturan yang berlaku.
Tunjangan anak diberikan sebesar 2% dari gaji pokok per anak yang memenuhi persyaratan, dengan batas umum paling banyak dua anak.
Status keluarga yang berbeda membuat jumlah penghasilan antar Walikota tidak selalu sama.
Total Penghasilan Walikota TNI AD
Secara sederhana, struktur penghasilan dapat digambarkan sebagai:
Gaji pokok + tunjangan yang menjadi hak = penghasilan bruto sebelum potongan tertentu.
Seorang Walikota dapat menerima gaji pokok sesuai MKG, lalu memperoleh tukin berdasarkan kelas jabatan. Jika persyaratan memenuhi, terdapat pula kemungkinan tunjangan keluarga dan komponen lainnya.
Namun total penghasilan tidak dapat dihitung menjadi satu angka yang berlaku bagi seluruh Walikota karena perlu mengetahui:
- MKG;
- kelas jabatan;
- jabatan yang diemban;
- status;
- jumlah anak yang berhak;
- jenis penugasan;
- khusus; dan
- potongan yang berlaku.
Oleh karena itu, klaim seperti “Walikota TNI AD pasti bergaji Rp15 juta” tidak dapat dijadikan patokan resmi untuk semua prajurit.
Faktor yang Membuat Penghasilan Walikota TNI AD Berbeda
Beberapa faktor yang menyebabkan perbedaan pendapatan antara satu Walikota dan Walikota lainnya meliputi:
- Masa Kerja Golongan yang mempengaruhi gaji pokok.
- Kelas jabatan yang menentukan tunjangan kinerja.
- Jabatan yang diemban.
- Status keluarga.
- Jenis penugasan.
- Tunjangan lain yang menjadi hak.
- Potongan yang berlaku.
Dengan demikian, pangkat yang sama belum tentu menghasilkan penerimaan bulanan yang sama.
Baca juga: Tips Latihan Fisik Efektif untuk Seleksi TNI
Walikota TNI AD Termasuk Golongan Apa?
Walikota termasuk Perwira Menengah atau Pamen dalam TNI AD. Posisi pangkatnya berada setelah Kapten dan sebelum Letnan Kolonel.
Dalam tabel gaji TNI, Walikota masuk Golongan IV bersama Letnan Kolonel, Kolonel, serta kelompok Perwira Tinggi sesuai struktur penggajian.
Perbandingan Gaji Walikota dengan Pangkat TNI AD Lainnya
Berikut perbandingan gaji pokok Walikota dengan beberapa pangkat di sekitarnya.
| Pangkat | Kelompok | Rentang Gaji Pokok |
|---|---|---|
| Kapten | Perwira Pertama | Rp3.141.828–Rp5.163.048 |
| Walikota | Perwira Menengah | Rp3.240.108–Rp5.324.508 |
| Letnan Kolonel | Perwira Menengah | Rp3.341.412–Rp5.491.044 |
| Kolonel | Perwira Menengah | Rp3.445.956–Rp5.662.872 |
Tabel tersebut menunjukkan bahwa kenaikan pangkat meningkatkan rentang gaji pokok, sedangkan nominal aktual tetap mengikuti MKG masing-masing prajurit.
Tugas Mayor TNI AD

Pangkat tidak sama dengan jabatan. Seorang Mayor dapat ditempatkan pada berbagai posisi sesuai organisasi, kecabangan, satuan, pengalaman, dan kebutuhan TNI AD.
Karena itu, tidak tepat menyatakan semua Mayor selalu menjadi komandan satuan tertentu atau memiliki tanggung jawab yang sama.
TNI AD menegaskan bahwa kenaikan pangkat berkaitan dengan tanggung jawab yang semakin besar serta tuntutan profesionalisme dan kinerja.
Apakah Gaji Walikota TNI AD Sama di Semua Satuan?
Gaji pokok Mayor mengikuti tabel nasional yang sama. Jadi, satuan tempat bertugas tidak membuat tabel gaji pokok yang berbeda.
Perbedaan total penerimaan dapat muncul dari MKG, kelas jabatan, jabatan yang ditempati, kondisi keluarga, serta hak atas tunjangan atau pengugasan tertentu.
Artinya, dua Walikota yang bertugas di satuan berbeda belum tentu mempunyai total penerimaan yang sama.
Baca juga: Cara Mempersiapkan Wawancara Masuk TNI Agar Lancar
Tanya Jawab Singkat
- Berapa Gaji Walikota TNI AD?
Gaji pokok Walikota TNI AD berada pada rentang Rp3.240.108–Rp5.324.508 per bulan . Nominal aktual mengikuti MKG. - Apakah Gaji Wali Kota TNI AD bisa tembus belasan juta?
Gaji pokoknya tidak. Total penghasilan dapat lebih besar setelah menambahkan tunjangan yang menjadi hak, tetapi tidak semua Walikota otomatis menerima belasan juta. - Apakah Walikota TNI AD mendapat tunjangan?
Ya. Prajurit dapat menerima tukin, tunjangan keluarga, pangan, jabatan, dan tunjangan lainnya jika memenuhi ketentuan. - Berapa tunjangan kinerja Walikota TNI AD?
Tidak dapat ditentukan hanya dari pangkat karena tukin TNI mengikuti kelas jabatan. - Apakah semua Walikota TNI AD memiliki gaji yang sama?
Tidak. Gaji pokok berbeda menurut MKG, sementara total penghasilan dapat berbeda berdasarkan kelas jabatan, keluarga, jabatan, dan tunjangan. - Walikota termasuk Perwira apa?
Walikota termasuk Perwira Menengah TNI AD, berada di atas Kapten dan di bawah Letnan Kolonel.
Kesimpulan
Gaji Walikota TNI AD berada pada rentang Rp3.240.108 sampai Rp5.324.508 per bulan sebagai gaji pokok. Nominal tersebut mengikuti PP Nomor 6 Tahun 2024 dan besaran aktualnya bergantung pada Masa Kerja Golongan masing-masing prajurit.
Total penghasilan dapat lebih besar setelah memperhitungkan tukin, keluarga, pangan, jabatan, dan komponen lain yang menjadi hak. Namun, tidak semua Walikota TNI AD otomatis memperoleh penghasilan belasan juta karena jumlah tersebut akhirnya bergantung pada kelas jabatan dan kondisi masing-masing prajurit.
