Bintara TNI AU yang sedang dibuka per 27 Agustus 2026 adalah penerimaan Bintara PK Pria Gelombang III/A-59 TA 2026. Pendaftaran online berlangsung 10 Agustus–13 September 2026 dan seluruh proses penerimaan dinyatakan tidak dipungut biaya.
Penerimaan ini terbuka untuk pria lulusan SMA/MA/SMK semua jurusan dan kejuruan serta lulusan D3 dari bidang tertentu. Peserta yang lulus pendidikan pertama akan diangkat menjadi Bintara PK TNI AU dengan pangkat Sersan Dua (Serda).
Daftar Isi
- Status Bintara TNI AU 2026
- Syarat Bintara TNI AU 2026
- Pendidikan dan Jurusan yang Diterima
- Cara Daftar dan Portal Resmi Bintara TNI AU
- Gaji Bintara TNI AU
- Mini FAQ
- Kesimpulan
Status Bintara TNI AU 2026

Portal Rekrutmen TNI Angkatan Udara saat ini menampilkan status “Telah Dibuka” untuk penerimaan Bintara Gelombang III TNI AU TA 2026. Pengumuman resmi bernomor Peng/3/VIII/2026 menyebut penerimaan ini sebagai Penyediaan Bintara PK Pria TNI Angkatan Udara Gelombang III/A-59 TA 2026.
Berikut jadwal penting yang perlu dicatat.
| Kegiatan | Jadwal/Keterangan |
|---|---|
| Pendaftaran online | 10 Agustus–13 September 2026 |
| Verifikasi | Dilakukan di Panda/Lanud yang dipilih |
| Seleksi tingkat pusat | Rencana 23 Oktober–12 November 2026 |
| Lokasi seleksi pusat | Lanud Adi Soemarmo |
| Pembukaan pendidikan | Rencana 14 November 2026 |
| Tempat pendidikan pertama | Skadik 402 Wingdik 400/Matukjur |
| Pangkat setelah pendidikan pertama | Sersan Dua (Serda) |
Tanggal seleksi pusat dan pembukaan pendidikan masih disebut sebagai rencana dalam pengumuman. Peserta tetap perlu memeriksa perubahan melalui portal dan Panda masing-masing.
Syarat Bintara TNI AU 2026
Persyaratan penerimaan Bintara PK Pria Gelombang III cukup rinci. Beberapa ketentuan utama dapat dilihat pada tabel berikut.
| Persyaratan | Ketentuan |
|---|---|
| Kewarganegaraan | Warga Negara Indonesia |
| Jenis kelamin | Pria untuk Gelombang III/A-59 yang sedang dibuka |
| Usia SMA/MA/SMK | Minimal 17 tahun 9 bulan dan maksimal 24 tahun saat pembukaan pendidikan |
| Usia D3 | Maksimal 25 tahun saat pembukaan pendidikan |
| Tinggi badan | Minimal 163 cm |
| Berat badan | Seimbang/ideal sesuai ketentuan |
| Kesehatan | Sehat jasmani dan rohani |
| Catatan kriminal | Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dibuktikan secara tertulis |
| Status | Bukan anggota/mantan TNI, Polri, atau PNS |
| Pernikahan | Belum pernah menikah |
| BPJS | Kartu BPJS/Jaminan Kesehatan aktif |
| Ikatan dinas | Bersedia menjalani ikatan dinas pertama selama 10 tahun |
| Penempatan | Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia |
Peserta juga harus sanggup tidak menikah selama pendidikan pertama sampai dua tahun setelah lulus pendidikan pertama. Calon yang belum berusia 21 tahun perlu mendapat persetujuan orang tua, sedangkan ketentuan kesehatan juga mencakup tidak buta warna dan aturan khusus terkait kondisi mata.
Pengumuman juga mengatur tato dan tindik. Peserta tidak boleh bertato atau memiliki bekas tato serta tidak ditindik atau memiliki bekas tindik pada telinga maupun anggota tubuh lain, kecuali disebabkan ketentuan adat.
Baca juga: Persiapan Rekrutmen TNI AU Secara Menyeluruh agar Tidak Terburu-buru
Pendidikan dan Jurusan yang Diterima
Penerimaan Bintara TNI AU Gelombang III 2026 tidak hanya ditujukan untuk satu jurusan sekolah.
Lulusan SMA, MA, dan SMK
Pengumuman resmi menyatakan calon Bintara PK Pria Gelombang III/A-59 dapat berasal dari SMA/MA/SMK semua jurusan dan kejuruan. Peserta perlu menyiapkan dokumen pendidikan yang dipersyaratkan, termasuk ijazah dan rapor sesuai ketentuan administrasi.
Ada pula Panda Khusus untuk sejumlah lulusan SMK Angkasa di bawah Yayasan Ardhya Garini dengan program keahlian tertentu. Mekanismenya mengikuti ketentuan khusus yang tercantum dalam pengumuman.
Lulusan D3
Lulusan D3 dapat mendaftar, tetapi bidang keahliannya harus sesuai daftar resmi.
| Bidang D3 | Program yang Dicantumkan |
|---|---|
| Informatika | Teknik Informatika, Manajemen Informatika |
| Aeronautika | Teknik Aeronautika |
| Elektronika | Teknik Elektronika |
| PLLU | Lalu Lintas Udara, Keselamatan Penerbangan, Manajemen/Operasi Bandar Udara |
| Akuntansi | Akuntansi, Komputerisasi Akuntansi, Sistem Informasi Akuntansi |
| Teknik Industri | Teknik Industri, Manajemen Industri |
| Teknik Perminyakan | Pengolahan Minyak dan Gas serta bidang terkait |
| Teknik Kimia | Teknik Kimia, Teknik Kimia Industri, Analis Kimia |
| Teknik Mesin | Mesin Otomotif |
| Manajemen | MSDM, Kearsipan, Administrasi Perkantoran, Sekretaris |
| Kesehatan | Keperawatan, Farmasi, Gizi, Radiologi, Fisioterapi, Rekam Medis, dan bidang lain yang tercantum |
Daftar resmi juga mensyaratkan lulusan D3 melampirkan ijazah sesuai bidang profesinya dan memiliki sertifikat kompetensi dari lembaga yang ditentukan untuk masing-masing bidang. Karena itu, jangan mendaftar hanya karena nama jurusan terlihat mirip. Cocokkan dengan daftar resmi terlebih dahulu.
Cara Daftar dan Portal Resmi Bintara TNI AU
Pendaftaran dilakukan secara online melalui Portal Resmi Rekrutmen TNI Angkatan Udara yang dikelola Disminpersau.
Untuk penerimaan yang sedang berlangsung, peserta dapat memeriksa halaman khusus Bintara Gelombang III.
Bintara Gelombang III TNI AU 2026
Alur dasarnya:
- pilih jalur Bintara;
- lakukan pendaftaran online;
- isi data sesuai dokumen asli;
- pilih Lanud/Panda;
- selesaikan formulir;
- hadir untuk verifikasi;
- ikuti pemeriksaan fisik awal dan tahapan seleksi berikutnya.
Portal resmi menjelaskan bahwa setelah mengisi pendaftaran online, calon harus datang ke Lanud yang dipilih untuk melakukan verifikasi. Pengumuman Gelombang III juga menyebut pemeriksaan awal saat verifikasi meliputi pengecekan keabsahan persyaratan serta tinggi dan berat badan.
Lokasi Panda Bintara TNI AU
Portal saat ini mencantumkan 41 lokasi pendaftaran Bintara PK Pria yang tersebar di berbagai daerah Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Malang, Yogyakarta, Medan, Pekanbaru, Makassar, Manado, Bali hingga Papua.
Peserta sebaiknya mengecek nama Lanud dan nomor kontak Panda langsung melalui portal karena informasi teknis verifikasi dapat berbeda di setiap lokasi.
Seleksi Setelah Verifikasi
Pengumuman Gelombang III tidak mempublikasikan urutan lengkap seluruh materi tes daerah satu per satu. Dokumen resmi hanya menegaskan peserta harus mengikuti dan lulus pemeriksaan atau pengujian masuk.
Karena itu, jangan menganggap urutan tes dari penerimaan lama atau informasi di media sosial otomatis berlaku untuk Gelombang III 2026. Gunakan arahan Panda sebagai acuan pelaksanaan.
Baca juga: Cara Efektif Mempersiapkan Diri untuk Rekrutmen TNI AU
Baca juga: Persiapan Rekrutmen TNI AU Secara Menyeluruh agar Tidak Terburu-buru
Gaji Bintara TNI AU

Setelah menyelesaikan pendidikan pertama, calon yang lulus diangkat menjadi Bintara PK TNI AU dengan pangkat Sersan Dua.
Gaji pokok anggota TNI hingga Agustus 2026 masih mengacu pada PP Nomor 6 Tahun 2024, yang berstatus berlaku. Besaran gaji berbeda menurut pangkat dan Masa Kerja Golongan atau MKG.
| Pangkat Bintara | Rentang Gaji Pokok |
|---|---|
| Sersan Dua (Serda) | Rp2.272.100–Rp3.733.700 |
| Sersan Satu (Sertu) | Rp2.343.100–Rp3.850.500 |
| Sersan Kepala (Serka) | Rp2.416.400–Rp3.971.000 |
| Sersan Mayor (Serma) | Rp2.492.000–Rp4.095.200 |
| Pembantu Letnan Dua (Pelda) | Rp2.570.000–Rp4.223.300 |
| Pembantu Letnan Satu (Peltu) | Rp2.650.300–Rp4.355.400 |
Tabel pemerintah menempatkan Bintara pada Golongan II dan memuat Sersan Dua sampai Pembantu Letnan Satu. Nominal di atas merupakan gaji pokok, bukan total penerimaan bulanan.
Artinya, peserta yang lulus pendidikan tidak tepat langsung menganggap akan menerima Rp3,7 juta atau Rp4,3 juta sebagai gaji pokok. Posisi gaji mengikuti pangkat dan MKG, sedangkan tunjangan merupakan komponen terpisah.
Mini FAQ
- Apakah Bintara TNI AU 2026 masih dibuka?
Ya. Bintara PK Pria Gelombang III/A-59 masih membuka pendaftaran sampai 13 September 2026. - Apakah lulusan SMK bisa mendaftar Bintara TNI AU?
Bisa. Gelombang III 2026 menerima SMA/MA/SMK semua jurusan dan kejuruan. - Berapa tinggi badan minimal Bintara TNI AU?
Minimal 163 cm bagi calon Bintara PK Pria Gelombang III. - Berapa usia maksimal Bintara TNI AU 2026?
Untuk SMA/MA/SMK maksimal 24 tahun, sedangkan D3 maksimal 25 tahun saat pembukaan pendidikan. - Berapa gaji awal Bintara TNI AU?
Setelah pendidikan pertama, pangkat awalnya Serda. Dalam tabel gaji pemerintah, Serda berada pada rentang Rp2.272.100–Rp3.733.700 berdasarkan MKG. - Apakah pendaftaran Bintara TNI AU dipungut biaya?
Tidak. Pengumuman resmi menegaskan seluruh rangkaian penerimaan tidak dipungut biaya. - Apakah peserta boleh menikah?
Pendaftar harus belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan pertama sampai dua tahun setelah lulus pendidikan pertama. - Di mana pendaftaran Bintara TNI AU dilakukan?
Pendaftaran awal dilakukan melalui Portal Rekrutmen TNI AU, kemudian peserta melakukan verifikasi di Panda/Lanud yang dipilih.
Kesimpulan
Bintara TNI AU 2026 yang sedang dibuka adalah Bintara PK Pria Gelombang III/A-59 dengan masa pendaftaran online 10 Agustus–13 September 2026. Jalur ini menerima pria lulusan SMA/MA/SMK semua jurusan dan kejuruan serta D3 dari bidang tertentu. Tinggi badan minimal ditetapkan 163 cm dan terdapat sejumlah persyaratan kesehatan, administrasi, status pernikahan, serta ikatan dinas yang perlu dipenuhi.
Peserta yang lulus pendidikan pertama akan diangkat menjadi Serda. Gaji pokok Bintara saat ini mengikuti PP Nomor 6 Tahun 2024 dan berbeda menurut pangkat serta MKG. Untuk pendaftaran dan perubahan informasi, gunakan Portal Rekrutmen TNI AU dan arahan Panda resmi sebagai acuan utama.
