Pendaftaran Tamtama TNI AD 2026 Gelombang III sudah memiliki jadwal dan persyaratan resmi di Portal Rekrutmen TNI Angkatan Darat. Pendaftaran online dijadwalkan mulai 15 Juli 2026, sedangkan validasi dimulai 17 Juli 2026. TNI AD tidak menetapkan tanggal penutupan tetap karena pendaftaran dapat berakhir ketika kuota peserta terpenuhi.
Calon Tamtama juga perlu memperhatikan bahwa prosesnya tidak berhenti pada registrasi online. Peserta harus datang untuk pemeriksaan awal dan validasi, kemudian mengikuti seleksi administrasi, kesehatan, jasmani, Litpers, serta psikologi. Seluruh proses penerimaan resmi dinyatakan gratis dan tidak dipungut biaya.
Daftar Isi
- Jadwal Pendaftaran Tamtama TNI AD 2026
- Syarat Pendaftaran Tamtama TNI AD 2026
- Berkas dan Alur Pendaftaran Tamtama TNI AD
- Materi Seleksi Tamtama PK TNI AD
- Tips Persiapan agar Tidak Terkendala saat Seleksi
- Mini FAQ Pendaftaran Tamtama TNI AD 2026
- Ringkasan
Jadwal Pendaftaran Tamtama TNI AD 2026

Penerimaan yang tercantum pada portal resmi adalah Tamtama PK TNI AD Gelombang III Tahun Anggaran 2026.
Berikut jadwal yang sudah dipublikasikan:
| Tahapan | Jadwal/Ketentuan |
|---|---|
| Pendaftaran online | Mulai 15 Juli 2026 |
| Penutupan pendaftaran | Saat kuota peserta terpenuhi |
| Validasi | Mulai 17 Juli 2026 |
| Penutupan validasi | Dapat ditutup tanpa pemberitahuan sebelumnya |
| Jadwal seleksi | Disampaikan saat validasi/daftar ulang |
| Biaya | Gratis |
Portal TNI AD secara khusus mengingatkan bahwa validasi bukan pemeriksaan administrasi atau Rikmin. Peserta yang sudah mengisi formulir online tetap harus mengikuti proses validasi untuk resmi tercatat sebagai peserta seleksi.
Karena tidak tersedia tanggal penutupan tetap, calon peserta sebaiknya tidak menunggu mendekati batas waktu tertentu. Status kuota dan akses registrasi perlu dicek langsung melalui portal rekrutmen.
Baca Juga: Rekrutmen TNI AD Gelombang 3 2026 Syarat, Jadwal, hingga Cara Daftarnya
Syarat Pendaftaran Tamtama TNI AD 2026
Persyaratan resmi Tamtama PK Gelombang III 2026 dibagi menjadi persyaratan umum, persyaratan lain, persyaratan tambahan, serta ketentuan prestasi.
Beberapa syarat utamanya adalah:
| Persyaratan | Ketentuan |
|---|---|
| Kewarganegaraan | Warga Negara Indonesia |
| Jenis kelamin | Pria |
| Usia | Minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 24 tahun saat pembukaan pendidikan pertama |
| Acuan usia | 28 September 2026 |
| Pendidikan | S1/D4/D3/D1 atau SMA/MA/SMK sederajat sesuai ketentuan |
| Tinggi badan | Minimal 158 cm |
| Berat badan | Seimbang sesuai ketentuan |
| Kondisi kesehatan | Sehat jasmani dan rohani |
| Kacamata | Tidak berkacamata |
| Status perkawinan | Belum pernah menikah |
| Ikatan Dinas Pertama | Bersedia minimal 10 tahun |
| Penempatan | Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia |
Batas usia dihitung pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 28 September 2026. Sementara tinggi badan minimal yang dicantumkan resmi adalah 158 cm, bukan angka perkiraan atau standar dari tahun sebelumnya.
Peserta juga bukan anggota atau mantan prajurit TNI/Polri maupun PNS TNI dan tidak memiliki catatan pidana sesuai persyaratan.
Ketentuan pendidikan
TNI AD menyebut calon dapat menggunakan ijazah pendidikan tertinggi yang dimiliki, mulai dari S1/D4/D3/D1 hingga SMA/MA/SMK sederajat yang memenuhi ketentuan.
Untuk peserta yang menggunakan ijazah Paket A, Paket B, atau Paket C, terdapat aturan kombinasi ijazah tersendiri. Karena rinciannya cukup spesifik, calon dengan pendidikan paket sebaiknya memeriksa tabel ketentuan langsung pada halaman persyaratan Tamtama.
Status perkawinan
Peserta harus belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan pertama hingga dua tahun setelah selesai pendidikan pertama.
Jadi, jangan hanya memeriksa umur dan tinggi badan. Status perkawinan, kesehatan, pendidikan, serta kesediaan penempatan juga menjadi bagian dari persyaratan seleksi.
Berkas dan Alur Pendaftaran Tamtama TNI AD
Sebelum membuka formulir registrasi, portal pra-registrasi TNI AD meminta calon menyiapkan sejumlah dokumen dan data.
Dokumen tersebut meliputi:
- KTP
- Kartu Keluarga
- BPJS atau KIS
- ijazah
- rapor SMA/SMK/MA kelas X sampai XII
- data alamat
- nomor telepon aktif
- informasi tempat validasi
Portal TNI AD juga mewajibkan peserta memiliki BPJS/KIS aktif dan SKCK asli sesuai peruntukan rekrutmen yang diterbitkan Polres/Polresta/Polrestabes/Polres Metro.
Alur registrasi online
Cara pendaftarannya secara umum adalah:
- membuka Portal Rekrutmen TNI AD
- memilih jalur CATA PK
- membuat akun pendaftaran
- mengisi formulir menggunakan data sebenarnya
- mengunggah foto KTP
- mengunggah ijazah terakhir
- mengunggah akta kelahiran
- mencetak formulir daftar
- mencetak blanko dinas, Rikmin, dan riwayat hidup
- datang ke Ajendam atau Ajenrem untuk proses berikutnya.
Pemeriksaan awal dan validasi
Ketika datang ke Ajendam/Ajenrem, calon akan menjalani pengukuran tinggi dan berat badan serta pemeriksaan tindik dan tato.
Calon yang tidak memenuhi persyaratan pada pemeriksaan tersebut dapat langsung dinyatakan tidak memenuhi syarat. Peserta yang memenuhi ketentuan dapat melanjutkan validasi pada sistem rekrutmen dan secara resmi tercatat sebagai peserta seleksi.
Setelah validasi, panitia memberikan penjelasan mengenai pengisian dokumen administrasi. Nomor telepon peserta juga didata untuk penyampaian jadwal seleksi tingkat Panda.
Artinya, peserta harus memastikan nomor telepon yang diberikan aktif dan dapat dihubungi.
Baca Juga: Rekrutmen TNI AD Gelombang 3: Jadwal, Syarat & Seleksi
Materi Seleksi Tamtama PK TNI AD

Salah satu bagian draft lama yang perlu dikoreksi adalah informasi mengenai tes akademik. Pada halaman materi seleksi Tamtama PK TNI AD 2026 yang tersedia saat ini, TNI AD tidak mencantumkan tes akademik sebagai salah satu materi penilaian.
Seleksi dibagi berdasarkan tingkat pemeriksaan.
Penilaian Tingkat Panda
Materinya meliputi:
| Aspek | Materi |
|---|---|
| Administrasi | Pemeriksaan administrasi calon |
| Kesehatan | Kesehatan luar, fisik diagnostik, dan EKG jantung |
| Jasmani | Lari 12 menit, pull-up, sit-up, push-up, shuttle run |
| Litpers | Pendataan |
Pra Subpanpus
Pada tahap Pra Subpanpus terdapat pemeriksaan rontgen/thorax.
Penilaian Tingkat Subpanpus
Peserta yang mencapai tingkat Subpanpus menghadapi:
- pemeriksaan administrasi
- pemeriksaan kesehatan luar
- pemeriksaan kesehatan dalam
- pemeriksaan kesehatan jiwa
- lari 12 menit
- pull-up
- sit-up
- push-up
- shuttle run
- renang
- Litpers tertulis dan wawancara
- psikologi tertulis/digital.
TNI AD tidak mencantumkan target resmi seperti “lari harus minimal 2.400 meter” pada halaman materi tersebut. Karena itu, angka target yang berasal dari media sosial atau sumber tidak resmi tidak boleh dianggap sebagai nilai batas kelulusan.
Hal serupa berlaku pada push-up, sit-up, pull-up, shuttle run, dan renang. Latihan boleh menggunakan target pribadi, tetapi standar kelulusan harus mengikuti panitia.
Baca Juga: Panduan Tes Koran TNI AD Cara Hitung Cepat Biar Bebas Gugur
Tips Persiapan agar Tidak Terkendala saat Seleksi
Tidak ada trik yang dapat menjamin kelulusan Pendaftaran Tamtama TNI AD 2026. Persiapan yang lebih masuk akal adalah menyesuaikan diri dengan persyaratan dan materi seleksi yang benar-benar diumumkan TNI AD.
Untuk administrasi, periksa semua data sebelum mengirim formulir. Nama, tanggal lahir, NIK, pendidikan, dan informasi keluarga perlu sama dengan dokumen resmi.
Sebelum validasi, pastikan:
- dokumen registrasi sudah dicetak
- dokumen asli tersedia
- BPJS/KIS masih aktif
- SKCK sesuai peruntukan
- nomor telepon dapat dihubungi
- tinggi badan memenuhi persyaratan minimal
- tidak ada data registrasi yang berbeda dengan dokumen asli
Untuk jasmani, lakukan latihan secara bertahap. Prioritaskan komponen yang memang disebut panitia seperti lari, pull-up, sit-up, push-up, shuttle run, serta renang untuk tahap yang mensyaratkannya.
Jangan langsung meningkatkan beban latihan secara ekstrem. Latihan berlebihan menjelang tes dapat meningkatkan risiko cedera dan justru mengganggu kondisi saat pemeriksaan.
Pada tes psikologi dan Litpers, ikuti instruksi dengan teliti dan berikan informasi secara jujur serta konsisten. Hindari mencoba menghafal “jawaban psikotes yang pasti lolos” karena penilaian psikologi tidak bekerja seperti ujian pengetahuan biasa.
Peserta juga perlu berhati-hati terhadap calo. Portal TNI AD menegaskan bahwa proses pendaftaran hingga diterima menjadi prajurit gratis. Jika ada pihak yang meminta uang dengan menjanjikan kelulusan, hal tersebut bukan mekanisme resmi.
Baca Juga: Tips Persiapan Tes Kesehatan dan Jasmani TNI AD
Mini FAQ Pendaftaran Tamtama TNI AD 2026
Kapan Pendaftaran Tamtama TNI AD 2026 dibuka?
Jadwal resmi Tamtama PK Gelombang III mencantumkan pendaftaran online mulai 15 Juli 2026 dan validasi mulai 17 Juli 2026.
Kapan Pendaftaran Tamtama TNI AD 2026 ditutup?
TNI AD tidak mencantumkan tanggal penutupan tetap. Pendaftaran online dapat ditutup ketika kuota peserta terpenuhi, sedangkan validasi juga dapat ditutup tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Berapa usia untuk masuk Tamtama TNI AD 2026?
Peserta harus berusia minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 24 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 28 September 2026.
Berapa tinggi badan minimal Tamtama TNI AD 2026?
Persyaratan resmi menetapkan tinggi badan minimal 158 cm dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku.
Apakah lulusan SMA dan SMK bisa daftar Tamtama TNI AD?
Bisa. Persyaratan 2026 menerima antara lain lulusan SMA, MA, dan SMK sederajat. TNI AD juga mencantumkan penggunaan ijazah pendidikan yang lebih tinggi sesuai ketentuan.
Apa saja tes Tamtama TNI AD 2026?
Materi resmi mencakup administrasi, kesehatan, jasmani, Litpers, rontgen atau thorax pada tahap Pra Subpanpus, psikologi, serta renang pada penilaian tingkat Subpanpus.
Apakah ada tes akademik Tamtama TNI AD 2026?
Halaman materi seleksi resmi Tamtama PK TNI AD yang tersedia saat ini tidak mencantumkan tes akademik sebagai aspek penilaian. Gunakan daftar materi yang diumumkan portal Rekrutmen TNI AD sebagai acuan.
Apakah pendaftaran Tamtama TNI AD gratis?
Ya. TNI AD menegaskan seluruh proses penerimaan dari pendaftaran hingga diterima menjadi prajurit tidak dipungut biaya. Waspadai pihak yang meminta uang dengan menjanjikan kelulusan.
Ringkasan
Pendaftaran Tamtama TNI AD 2026 Gelombang III dijadwalkan mulai 15 Juli 2026, dengan validasi mulai 17 Juli. Tidak terdapat tanggal penutupan tetap karena pendaftaran dapat ditutup setelah kuota peserta terpenuhi.
Persyaratan pentingnya meliputi usia 17 tahun 10 bulan sampai 24 tahun pada 28 September 2026, tinggi badan minimal 158 cm, kesehatan sesuai ketentuan, status belum menikah, serta dokumen administrasi yang lengkap.
Seleksi resmi meliputi administrasi, kesehatan, jasmani, Litpers, psikologi, serta pemeriksaan tambahan sesuai tingkat seleksi. Halaman resmi saat ini tidak mencantumkan tes akademik, sehingga peserta tidak perlu menganggap informasi materi akademik dari artikel lama sebagai ketentuan 2026.
Gunakan Portal Rekrutmen TNI AD sebagai acuan utama untuk memeriksa status pendaftaran, lokasi validasi, jadwal, dan perubahan informasi terbaru.
