Urutan Pangkat TNI AL Marinir: Dari Bintara Hingga Perwira Tinggi

Urutan Pangkat TNI AL Marinir

Urutan Pangkat TNI AL Marinir terdiri atas kelompok Tamtama, Bintara, dan Perwira. Meski Korps Marinir merupakan bagian dari TNI Angkatan Laut, nomenklatur pangkat prajurit Marinir berbeda dari prajurit TNI AL non-Marinir.

PP Nomor 39 Tahun 2010 tentang Administrasi Prajurit TNI menyatakan sebutan pangkat Korps Marinir TNI AL disamakan dengan sebutan pangkat TNI Angkatan Darat dan disertai “(Mar)” di belakangnya. Karena itu, Marinir menggunakan pangkat seperti Prajurit Dua, Sersan Dua, Letnan Dua, Kolonel, Brigadir Jenderal hingga jenjang jenderal, bukan Kelasi atau Laksamana.

Korps Marinir sendiri merupakan bagian dari TNI AL yang menjalankan antara lain operasi amfibi, pertahanan pantai, dan pengamanan pulau terluar strategis.

Urutan Pangkat TNI AL Marinir

Berikut Urutan Pangkat TNI AL Marinir dari tingkat terendah hingga tertinggi berdasarkan struktur kepangkatan yang berlaku untuk Marinir.

KelompokUrutan Pangkat dari Terendah ke Tertinggi
TamtamaPrajurit Dua, Prajurit Satu, Prajurit Kepala, Kopral Dua, Kopral Satu, Kopral Kepala
BintaraSersan Dua, Sersan Satu, Sersan Kepala, Sersan Mayor, Pembantu Letnan Dua, Pembantu Letnan Satu
Perwira PertamaLetnan Dua, Letnan Satu, Kapten
Perwira MenengahMayor, Letnan Kolonel, Kolonel
Perwira TinggiBrigadir Jenderal TNI (Mar), Mayor Jenderal TNI (Mar), Letnan Jenderal TNI (Mar), Jenderal TNI (Mar)

PP Nomor 39 Tahun 2010 mencantumkan susunan Tamtama, Bintara, dan Perwira TNI AD tersebut serta menegaskan bahwa nomenklatur Korps Marinir disamakan dengan TNI AD dengan tambahan identitas (Mar).

Peraturan Panglima TNI Nomor 50 Tahun 2015 tentang Kepangkatan Prajurit TNI juga masih menjadi dasar pengaturan kepangkatan dan terakhir mengalami perubahan kelima melalui Peraturan Panglima TNI Nomor 15 Tahun 2025.

Pangkat Tamtama Marinir

Tamtama merupakan kelompok awal dalam jenjang kepangkatan prajurit Marinir.

Urutannya dari bawah adalah:

  • Prajurit Dua (Prada)
  • Prajurit Satu (Pratu)
  • Prajurit Kepala (Praka)
  • Kopral Dua (Kopda)
  • Kopral Satu (Koptu)
  • Kopral Kepala (Kopka)

PP Nomor 39 Tahun 2010 menempatkan Prajurit Dua sebagai pangkat Tamtama paling awal, kemudian Prajurit Satu, Prajurit Kepala, Kopral Dua, Kopral Satu, dan Kopral Kepala.

Penggunaan istilah Prajurit Dua Marinir juga dapat ditemukan dalam profil resmi Korps Marinir. Salah satu profil mantan Komandan Korps Marinir menyebut awal karier militernya setelah pendidikan Tamtama dengan pangkat Prajurit Dua Marinir.

Pangkat Bintara Marinir

Setelah Tamtama terdapat kelompok Bintara.

Urutan pangkat Bintara Marinir adalah:

  • Sersan Dua (Serda)
  • Sersan Satu (Sertu)
  • Sersan Kepala (Serka)
  • Sersan Mayor (Serma)
  • Pembantu Letnan Dua (Pelda)
  • Pembantu Letnan Satu (Peltu)

Pembantu Letnan tetap termasuk golongan Bintara, bukan Perwira. Hal ini penting karena artikel lama sering keliru mengelompokkan Pelda atau Peltu sebagai Perwira.

PP Nomor 39 Tahun 2010 secara tegas memasukkan Pembantu Letnan Satu dan Pembantu Letnan Dua dalam kelompok Bintara bersama Sersan Mayor, Sersan Kepala, Sersan Satu, dan Sersan Dua.

Sumber resmi Korps Marinir juga menggunakan nomenklatur tersebut. Dalam publikasi mengenai salah satu veteran KKO, misalnya, digunakan pangkat Pelda KKO bersama pangkat lain seperti Kopda, Kopka, dan Praka.

Baca juga: Materi Tes Akademik Masuk TNI: Strategi dan Contoh Soal

Pangkat Perwira Marinir

Perwira Marinir terbagi menjadi Perwira Pertama, Perwira Menengah, dan Perwira Tinggi.

Perwira Pertama

Urutannya adalah:

  • Letnan Dua
  • Letnan Satu
  • Kapten

Letnan Dua merupakan pangkat awal Perwira bagi lulusan pendidikan pertama Perwira sesuai ketentuan administrasi prajurit TNI.

Publikasi resmi Korps Marinir juga menggunakan pangkat Letnan Dua, Letnan Satu, dan Kapten dalam riwayat karier perwira Marinir.

Perwira Menengah

Urutan Perwira Menengah Marinir adalah:

  • Mayor
  • Letnan Kolonel
  • Kolonel

Ketiga pangkat tersebut banyak digunakan dalam struktur satuan Korps Marinir. Struktur resmi Pasmar 2, misalnya, mencantumkan jabatan yang diisi oleh Kapten Marinir, Letkol Marinir, hingga Kolonel Marinir.

Perwira Tinggi

Urutan Perwira Tinggi dalam sistem kepangkatan Marinir adalah:

  • Brigadir Jenderal TNI (Mar)
  • Mayor Jenderal TNI (Mar)
  • Letnan Jenderal TNI (Mar)
  • Jenderal TNI (Mar)

Dasarnya adalah aturan bahwa nomenklatur pangkat Marinir mengikuti kepangkatan TNI AD. Dalam struktur TNI AD, jenjang Perwira Tinggi secara berurutan mencakup Brigadir Jenderal, Mayor Jenderal, Letnan Jenderal, dan Jenderal.

Namun, perlu dibedakan antara jenjang pangkat yang tersedia dalam sistem kepangkatan dan pangkat yang sedang digunakan pada jabatan tertentu di organisasi Korps Marinir.

Pangkat Tertinggi dalam Struktur Marinir

Secara nomenklatur kepangkatan, tingkat tertinggi adalah Jenderal TNI (Mar) karena PP Nomor 39 Tahun 2010 menyatakan pangkat Korps Marinir disamakan dengan TNI AD. Jenjang tertinggi TNI AD dalam aturan tersebut adalah Jenderal TNI.

Hal ini berbeda dengan prajurit TNI AL non-Marinir yang menggunakan nomenklatur Perwira Tinggi seperti Laksamana Pertama, Laksamana Muda, Laksamana Madya, dan Laksamana.

Jadi, jangan menulis pangkat Marinir sebagai Laksamana maupun Marsekal.

  • Laksamana merupakan nomenklatur Perwira Tinggi TNI AL non-Marinir.
  • Marsekal merupakan nomenklatur Perwira Tinggi TNI AU.
  • Perwira Marinir menggunakan nomenklatur Jenderal dengan identitas TNI (Mar).

Pangkat Pangkormar Saat Ini

Pangkat tertinggi dalam sistem tidak boleh disamakan dengan pangkat yang melekat pada jabatan Panglima Korps Marinir (Pangkormar) saat ini.

Per 20 Agustus 2026, situs resmi Korps Marinir mencantumkan Letnan Jenderal TNI (Mar) Endi Supardi sebagai Panglima Korps Marinir.

Perubahan ini cukup penting. Pada 10 Agustus 2025, Endi Supardi resmi menjadi Pangkormar pertama berpangkat Letnan Jenderal TNI (Mar) setelah organisasi yang sebelumnya dipimpin Dankormar berpangkat Mayor Jenderal mengalami peningkatan.

Dengan demikian:

  • Jenderal TNI (Mar) adalah tingkat tertinggi dalam nomenklatur pangkat Marinir berdasarkan struktur kepangkatan.
  • Letnan Jenderal TNI (Mar) adalah pangkat Pangkormar yang sedang menjabat per Agustus 2026.
  • Pangkormar adalah nama jabatan, bukan nama pangkat.

Publikasi resmi Korps Marinir sepanjang 2026 juga konsisten menyebut Pangkormar berpangkat Letjen TNI (Mar), Kepala Staf Korps Marinir berpangkat Mayjen TNI (Mar), serta sejumlah pejabat utama berpangkat Brigjen TNI (Mar).

Perbedaan Pangkat TNI AL dan Pangkat Marinir

Korps Marinir tetap merupakan bagian dari TNI Angkatan Laut. Yang berbeda adalah nomenklatur kepangkatannya.

AspekTNI AL Non-MarinirKorps Marinir
MatraTNI Angkatan LautTNI Angkatan Laut
Identitas korpsKorps pelaut dan korps lainnyaKorps Marinir
Pangkat Tamtama awalDapat menggunakan Kelasi DuaPrajurit Dua
Perwira tinggiLaksamana Pertama hingga LaksamanaBrigjen TNI (Mar) hingga jenjang Jenderal TNI (Mar)
Identitas tambahanSesuai korps/kecabanganMenggunakan identitas (Mar)

PP Nomor 39 Tahun 2010 secara khusus membedakan nomenklatur Marinir dengan menetapkan bahwa sebutannya mengikuti TNI AD dan disertai “(Mar)”.

Karena itu, kalimat “Marinir mempunyai sistem militer sendiri di luar TNI AL” juga tidak tepat. Korps Marinir merupakan bagian dari TNI AL dengan identitas dan fungsi tempur khusus.

Perbedaan Pangkat dan Jabatan Marinir

Pangkat dan jabatan merupakan dua hal berbeda.

Pangkat menunjukkan tingkat kepangkatan seorang prajurit. Jabatan merupakan posisi atau tanggung jawab yang diemban dalam organisasi.

Contohnya:

  • Letnan Jenderal TNI (Mar) adalah pangkat.
  • Panglima Korps Marinir adalah jabatan.
  • Mayor Jenderal TNI (Mar) adalah pangkat.
  • Komandan Pasmar merupakan jabatan.
  • Kolonel Marinir adalah pangkat.
  • Komandan Brigade Infanteri Marinir merupakan jabatan.

Struktur Pasmar 2 memperlihatkan perbedaan tersebut secara jelas. Komandan Pasmar 2 saat ini berpangkat Mayor Jenderal TNI (Mar), sedangkan Wakil Komandan berpangkat Brigadir Jenderal TNI (Mar), dan sejumlah jabatan staf serta komandan resimen diisi oleh Kolonel Marinir.

Artinya, nama jabatan tidak dapat digunakan sebagai pengganti nama pangkat.

Bagaimana Pangkat Pertama Prajurit Marinir?

Pangkat pertama bergantung pada jalur pendidikan yang ditempuh.

Dalam PP Nomor 39 Tahun 2010, lulusan pendidikan pertama Perwira memperoleh pangkat Letnan Dua, lulusan pendidikan pertama Bintara memperoleh Sersan Dua, sedangkan lulusan pendidikan pertama Tamtama memperoleh Prajurit Dua atau Kelasi Dua sesuai matra dan korps.

Untuk Marinir, nomenklatur yang digunakan adalah Prajurit Dua karena pangkat Marinir mengikuti sebutan TNI AD.

Ketentuan administrasi prajurit ini telah diperbarui melalui PP Nomor 10 Tahun 2026. Perubahan tersebut secara khusus mengubah Pasal 15 mengenai pemberian pangkat pertama dan tidak mengganti susunan nomenklatur pangkat Marinir pada Pasal 24.

Tugas dan Peran Korps Marinir

Korps Marinir bukan matra tersendiri di luar TNI AL.

Laman resmi Korps Marinir menjelaskan bahwa tugas pokoknya mencakup:

  • Operasi amfibi.
  • Operasi pertahanan pantai.
  • Pengamanan pulau terluar strategis.
  • Operasi lainnya sesuai kebijakan Panglima TNI.

Korps Marinir saat ini memiliki tiga Pasmar, yakni Pasmar 1, Pasmar 2, dan Pasmar 3.

Pasmar menjalankan fungsi pembinaan kekuatan, kemampuan, dan kesiapsiagaan operasional sebagai pasukan pendarat TNI AL untuk proyeksi kekuatan dari laut ke darat serta operasi pertahanan pantai.

Baca juga: Tips Efektif Lolos Tes Kesamaptaan Jasmani TNI

Mengapa Calon Prajurit Perlu Memahami Urutan Pangkat?

Memahami Urutan Pangkat TNI AL Marinir membantu calon prajurit mengenali jenjang karier tanpa mencampurkan nama pangkat antar-matra.

Hal utama yang perlu dipahami adalah jalur awalnya:

  • Lulusan pendidikan pertama Tamtama memulai dari jenjang Tamtama.
  • Lulusan pendidikan pertama Bintara memulai dari Sersan Dua.
  • Lulusan pendidikan pertama Perwira memulai dari Letnan Dua sesuai ketentuan yang berlaku.

Kenaikan pangkat selanjutnya bukan proses otomatis hanya karena masa dinas. Kepangkatan prajurit TNI memiliki persyaratan dan mekanisme yang diatur dalam Peraturan Panglima TNI Nomor 50 Tahun 2015 beserta perubahan-perubahannya, terakhir melalui Peraturan Panglima TNI Nomor 15 Tahun 2025.

Baca juga: Persiapan Tes Psikologi Masuk TNI: Strategi dan Contoh Soal

Mini FAQ

  • Apa saja Urutan Pangkat TNI AL Marinir?
    Pangkat Marinir terbagi menjadi Tamtama, Bintara, Perwira Pertama, Perwira Menengah, dan Perwira Tinggi. Nomenklaturnya mengikuti TNI AD dengan identitas Marinir.
  • Apakah pangkat Marinir sama dengan TNI AL?
    Marinir merupakan bagian dari TNI AL, tetapi nomenklatur pangkatnya mengikuti TNI AD dan ditambahkan identitas “(Mar)” untuk pangkat perwira sesuai ketentuan.
  • Apa pangkat Tamtama Marinir paling rendah?
    Pangkat Tamtama paling awal adalah Prajurit Dua (Prada).
  • Apa pangkat Bintara Marinir paling awal?
    Pangkat awal Bintara adalah Sersan Dua (Serda).
  • Apakah Pelda termasuk Perwira?
    Tidak. Pembantu Letnan Dua atau Pelda merupakan kelompok Bintara.
  • Apa pangkat awal Perwira Marinir?
    Pangkat awal Perwira adalah Letnan Dua.
  • Apa pangkat tertinggi dalam struktur Marinir?
    Karena nomenklatur Marinir mengikuti TNI AD, tingkat tertinggi dalam struktur kepangkatannya adalah Jenderal TNI (Mar).
  • Apa pangkat Panglima Korps Marinir saat ini?
    Per 20 Agustus 2026, Pangkormar Letjen TNI (Mar) Endi Supardi berpangkat Letnan Jenderal TNI (Mar).
  • Apakah Letjen merupakan pangkat tertinggi Marinir?
    Tidak dalam nomenklatur kepangkatan. Letjen adalah pangkat yang saat ini melekat pada jabatan Pangkormar, sedangkan struktur kepangkatan yang diikuti Marinir masih memiliki tingkat Jenderal di atasnya.
  • Apakah Marinir menggunakan pangkat Laksamana?
    Tidak untuk personel Korps Marinir. Nomenklatur pangkat Marinir mengikuti TNI AD, sedangkan Laksamana digunakan pada struktur Perwira Tinggi TNI AL non-Marinir.
  • Apakah Marinir termasuk TNI AL?
    Ya. Korps Marinir merupakan bagian dari TNI Angkatan Laut dan menjalankan antara lain operasi amfibi, pertahanan pantai, serta pengamanan pulau terluar strategis.

Ringkasan

Urutan Pangkat TNI AL Marinir menggunakan nomenklatur yang mengikuti TNI Angkatan Darat, bukan nomenklatur Kelasi dan Laksamana yang umum dikenal pada TNI AL non-Marinir. Ketentuan ini ditegaskan dalam PP Nomor 39 Tahun 2010.

Tamtama terdiri dari Prajurit Dua sampai Kopral Kepala. Bintara dimulai dari Sersan Dua hingga Pembantu Letnan Satu. Perwira kemudian terbagi menjadi Letnan Dua sampai Kapten, Mayor sampai Kolonel, dan jajaran Perwira Tinggi mulai Brigadir Jenderal hingga jenjang Jenderal TNI (Mar).

Pangkat juga harus dibedakan dari jabatan. Per 20 Agustus 2026, jabatan Panglima Korps Marinir dipegang oleh Letjen TNI (Mar) Endi Supardi. Ia menjadi Pangkormar pertama berpangkat Letnan Jenderal sejak peningkatan organisasi pada Agustus 2025.

Sumber Resmi

  • PP Nomor 39 Tahun 2010 tentang Administrasi Prajurit Tentara Nasional Indonesia — mengatur kelompok kepangkatan dan menyatakan sebutan pangkat Korps Marinir TNI AL mengikuti TNI AD dengan identitas “(Mar)”.
  • PP Nomor 10 Tahun 2026 — perubahan kedua PP Nomor 39 Tahun 2010, khususnya ketentuan mengenai pemberian pangkat pertama.
  • Peraturan Panglima TNI Nomor 15 Tahun 2025 — perubahan kelima atas Peraturan Panglima TNI Nomor 50 Tahun 2015 tentang Kepangkatan Prajurit TNI.
  • Korps Marinir TNI AL — profil, tugas pokok, dan struktur pimpinan Korps Marinir.
  • Korps Marinir TNI AL — pengangkatan Pangkormar pertama berpangkat Letnan Jenderal TNI (Mar) pada 10 Agustus 2025.

Siap Lolos Tes TNI?

Konsultasi langsung persiapan tes TNI bersama mentor berpengalaman. Tingkatkan peluang lolos seleksi TNI.

KODE VOUCHER BIMBELTNI - ARTIKEL - PROMO KEMERDEKAAN
KODE VOUCHER BIMBELTNI - ARTIKEL - PROMO KEMERDEKAAN
previous arrow
next arrow