Rekrutmen TNI AD Gelombang 3 2026: Syarat, Jadwal, hingga Cara Daftarnya

Rekrutmen TNI AD Gelombang 3 2026

Rekrutmen TNI AD Gelombang 3 2026 resmi mencakup jalur Bintara PK dan Tamtama PK. Pendaftaran dilakukan melalui portal resmi Rekrutmen TNI AD dan seluruh proses penerimaan dinyatakan gratis tanpa dipungut biaya.

Per 20 Agustus 2026, halaman jadwal resmi Bintara PK sudah menyatakan bahwa pendaftaran online dan validasi/daftar ulang telah ditutup. Untuk Tamtama PK Gelombang III, portal resmi masih menampilkan pendaftaran mulai 15 Juli 2026 dan validasi mulai 17 Juli 2026 dengan penutupan saat kuota terpenuhi. Publikasi PPID TNI AD sebelumnya menyebut jadwal Tamtama sampai 15 Agustus 2026. Karena terdapat perbedaan tampilan informasi, calon peserta perlu mengecek portal resmi sebelum melakukan proses lanjutan.

Status Rekrutmen TNI AD Gelombang 3 2026

Penerimaan Gelombang III Tahun Anggaran 2026 tersedia untuk Calon Bintara Prajurit Karier (CABA PK) dan Calon Tamtama Prajurit Karier (CATA PK). Portal rekrutmen resmi TNI AD menyediakan pendaftaran, persyaratan, lokasi, jadwal, serta mekanisme masing-masing jalur.

Untuk Bintara, halaman jadwal terbaru telah menyatakan pendaftaran dan validasi ditutup. Sementara halaman persyaratan Bintara saat diperiksa sedang diperbarui dan menampilkan keterangan “Akan Segera Dibuka”.

Untuk Tamtama, informasi persyaratan, materi seleksi, dan mekanisme pendaftaran masih tampil lengkap pada portal resmi.

Baca juga: Tips Lengkap Persiapan Tes Akademik TNI untuk Pemula

Jadwal Rekrutmen TNI AD Gelombang 3 2026

Jadwal resmi yang dipublikasikan TNI AD dapat dirangkum sebagai berikut.

JalurPendaftaranValidasiStatus/ketentuan
Bintara PK Gel. IIIMulai 17 Juli 2026Mulai 20 Juli 2026Per 20 Agustus, portal menyatakan pendaftaran dan validasi telah ditutup
Tamtama PK Gel. IIIMulai 15 Juli 2026Mulai 17 Juli 2026Portal menyebut penutupan saat kuota terpenuhi

TNI AD menyatakan jadwal seleksi lanjutan akan disampaikan kepada peserta ketika proses validasi atau daftar ulang.

Publikasi PPID TNI AD pada Juli 2026 sempat menyebut periode Bintara 17 Juli–2 Agustus dan Tamtama 15 Juli–15 Agustus 2026. Namun, portal pusat menggunakan mekanisme penutupan berdasarkan kuota. Karena itu, gunakan portal pusat sebagai rujukan utama untuk status terbaru.

Jalur Bintara dan Tamtama

Bintara PK dan Tamtama PK merupakan dua jalur penerimaan yang berbeda.

Portal resmi menjelaskan Bintara sebagai jalur prajurit karier menuju pangkat awal Sersan Dua, sedangkan Tamtama merupakan jalur awal keprajuritan menuju pangkat Prajurit Dua.

Persyaratan keduanya juga tidak sama, terutama pada pendidikan, tinggi badan, nilai akademik, serta jadwal pendidikan pertama.

Syarat Bintara PK Gelombang III

Informasi resmi yang dipublikasikan portal TNI AD untuk Bintara PK Gelombang III 2026 mencantumkan beberapa ketentuan utama berikut.

  • Warga Negara Indonesia.
  • Pria.
  • Usia minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 24 tahun saat pembukaan pendidikan pertama.
  • Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata.
  • Tinggi badan minimal 163 cm dengan berat badan seimbang.
  • Belum pernah menikah dan mengikuti ketentuan tidak menikah selama masa pendidikan.
  • Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama minimal 10 tahun.
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.
  • Tidak bertato atau bertindik kecuali karena ketentuan adat yang dapat dibuktikan.
  • Memiliki BPJS/KIS aktif.
  • Memiliki SKCK sesuai peruntukan.

Untuk pendidikan, portal mencantumkan lulusan S1/D4/D3/D1 maupun SMA/MA/SMK sederajat. Lulusan SMA/MA/SMK memiliki ketentuan nilai berdasarkan tahun kelulusan, sedangkan pendidikan tinggi tidak dikenai persyaratan nilai pada bagian tersebut.

Karena halaman live persyaratan Bintara saat ini sedang diperbarui, peserta yang akan mengikuti penerimaan berikutnya tetap perlu mengecek kembali sebelum menggunakan angka tersebut sebagai acuan untuk gelombang lain.

Syarat Tamtama PK Gelombang III

Persyaratan Tamtama Gelombang III masih tampil lengkap pada portal resmi TNI AD.

Beberapa syarat utamanya adalah:

  • Warga Negara Indonesia.
  • Pria.
  • Usia minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 24 tahun saat pembukaan pendidikan pertama pada 28 September 2026.
  • Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata.
  • Berijazah S1/D4/D3/D1 atau SMA/MA/SMK sederajat.
  • Tinggi badan minimal 158 cm dengan berat badan seimbang.
  • Belum pernah menikah dan mengikuti ketentuan tidak menikah selama pendidikan sampai periode yang ditetapkan.
  • Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama minimal 10 tahun.
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.
  • Tidak bertato atau bertindik kecuali karena ketentuan adat.
  • Memiliki BPJS/KIS aktif.
  • Memiliki SKCK asli sesuai jenis rekrutmen.

Calon juga wajib mengikuti pemeriksaan administrasi, kesehatan, jasmani, Litpers, dan psikologi.

Dokumen yang Perlu Disiapkan

Portal pra-registrasi TNI AD mencantumkan beberapa dokumen dan data yang perlu disiapkan sebelum mendaftar secara online.

Dokumen tersebut meliputi:

  • KTP.
  • Kartu Keluarga.
  • BPJS atau KIS.
  • Ijazah.
  • Rapor SMA/SMK/MA kelas X sampai XII.
  • Data alamat dan nomor telepon.
  • Informasi tempat validasi seperti Kodam, Korem, Kodim, Ajendam, atau Ajenrem.

Dalam mekanisme pendaftaran, calon juga mengunggah foto KTP, ijazah terakhir, dan akta lahir, kemudian mencetak formulir daftar serta blanko yang tersedia.

Cara Daftar Rekrutmen TNI AD Gelombang 3 2026

Pendaftaran dilakukan melalui portal resmi Rekrutmen TNI AD.

Alurnya adalah:

  • Masuk ke portal resmi Rekrutmen TNI AD.
  • Pilih jalur CABA PK atau CATA PK.
  • Isi formulir pendaftaran online.
  • Unggah dokumen yang diminta.
  • Cetak formulir daftar dan blanko yang tersedia.
  • Datang ke Ajendam atau Ajenrem dengan membawa formulir pendaftaran.
  • Ikuti pengukuran tinggi dan berat badan serta pemeriksaan tato dan tindik.
  • Jika memenuhi syarat awal, panitia melakukan validasi sehingga calon resmi terdaftar sebagai peserta seleksi.
  • Lengkapi dokumen Rikmin dan tunggu informasi jadwal Rik/Uji dari panitia.

TNI AD juga menyebut calon yang mengalami kendala dapat mendatangi Kodim atau Koramil terdekat untuk memperoleh informasi lebih lanjut.

Seluruh proses penerimaan dinyatakan gratis dan tidak dipungut biaya.

Tahapan Seleksi TNI AD Gelombang III

Untuk Tamtama Gelombang III, portal resmi membagi penilaian dalam tingkat Panda, pra-Sub Panpus, dan Sub Panpus.

Tingkat Panda

Materinya mencakup:

  • Pemeriksaan administrasi.
  • Pemeriksaan kesehatan.
  • Tes jasmani.
  • Litpers atau pendataan.

Pra-Sub Panpus

Peserta menjalani pemeriksaan rontgen/thorax.

Tingkat Sub Panpus

Materinya meliputi:

  • Administrasi.
  • Kesehatan luar, dalam, dan jiwa.
  • Jasmani.
  • Litpers tertulis dan wawancara.
  • Psikologi tertulis/digital.

Materi Bintara yang dipublikasikan sebelumnya juga menunjukkan struktur serupa, yakni administrasi, kesehatan, jasmani, Litpers, dan psikologi.

Apakah Ada Tes Akademik?

Ini bagian yang perlu diluruskan dari artikel lama.

Pada materi seleksi resmi Gelombang III yang dipublikasikan portal TNI AD, tes akademik tidak tercantum sebagai komponen penilaian tersendiri. Untuk Tamtama, komponen yang disebut adalah administrasi, kesehatan, jasmani, Litpers, rontgen/thorax, dan psikologi.

Materi Bintara yang sebelumnya dipublikasikan juga mencantumkan administrasi, kesehatan, jasmani, Litpers, dan psikologi tanpa mencantumkan tes akademik terpisah.

Karena itu, tidak tepat menyebut Bahasa Indonesia, Matematika, atau Pengetahuan Umum sebagai materi resmi Rekrutmen TNI AD Gelombang 3 2026 tanpa pengumuman khusus dari panitia.

Baca juga: Strategi Mengerjakan Soal Tes Akademik TNI

Tes Jasmani yang Perlu Dipersiapkan

Untuk Tamtama, materi jasmani tingkat Panda yang dicantumkan resmi adalah:

  • Lari 12 menit.
  • Pull-up.
  • Sit-up.
  • Push-up.
  • Shuttle run.

Pada tingkat Sub Panpus terdapat tambahan renang.

Pada materi Bintara yang sempat dipublikasikan, tes jasmani tingkat Panda juga mencakup lari 12 menit, pull-up, sit-up, push-up, shuttle run, dan renang 50 meter.

Latihan sebaiknya dilakukan secara bertahap. Fokuskan pada daya tahan, kekuatan tubuh bagian atas, kekuatan inti, kelincahan, dan kemampuan berenang tanpa memaksakan tubuh sampai cedera.

Baca juga: Cara Meningkatkan Skor Tes Kesamaptaan TNI

Tes Psikologi dan Litpers

Psikologi tercantum sebagai salah satu materi di tingkat Sub Panpus. Bentuk yang disebut pada portal adalah tertulis/digital.

Portal tidak mempublikasikan rincian soal psikologi yang digunakan. Karena itu, jangan menganggap bocoran soal dari internet sebagai materi resmi.

Litpers juga menjadi bagian penilaian. Pada tingkat Panda berupa pendataan, sedangkan di Sub Panpus mencakup tes tertulis dan wawancara.

Pastikan data yang diberikan sejak pendaftaran sesuai dengan dokumen asli dan jawaban ketika wawancara tetap konsisten.

Tips Persiapan Rekrutmen TNI AD 2026

Persiapan terbaik dimulai dari hal yang dapat dikontrol.

Pastikan dokumen telah lengkap dan seluruh data pendaftaran benar. Kesalahan administratif dapat menghambat proses validasi.

Jaga kondisi tubuh dengan latihan fisik rutin dan bertahap. Jangan menggunakan latihan ekstrem atau cara instan menjelang tes karena dapat meningkatkan risiko cedera.

Periksa kembali tinggi badan, berat badan, BPJS/KIS, SKCK, dan dokumen pendidikan sesuai jalur yang dipilih.

Pantau hanya portal resmi Rekrutmen TNI AD dan informasi Panpus. Hindari pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang karena seluruh proses rekrutmen resmi tidak dipungut biaya.

Baca juga: Persiapan Mental Menghadapi Seleksi Masuk TNI

Kesalahan yang Perlu Dihindari

Beberapa kesalahan yang dapat merugikan peserta antara lain menggunakan persyaratan tahun sebelumnya, terlambat validasi, memasukkan data yang tidak sesuai dokumen asli, serta mempercayai informasi dari sumber tidak resmi.

Jangan pula menganggap pendaftaran online berarti otomatis resmi menjadi peserta. Calon baru tercatat sebagai peserta seleksi setelah memenuhi syarat awal dan menyelesaikan proses validasi sesuai mekanisme panitia.

Selain itu, jangan mendaftar Bintara dan Tamtama secara bersamaan jika aturan jalur melarangnya. Persyaratan resmi Gelombang III mengatur mekanisme khusus bagi calon Bintara yang ingin beralih mengikuti Tamtama.

Mini FAQ

  • Kapan Rekrutmen TNI AD Gelombang 3 2026 dibuka?
    Bintara PK mulai 17 Juli 2026, sedangkan Tamtama PK mulai 15 Juli 2026.
  • Apakah pendaftaran Bintara Gelombang III masih dibuka?
    Tidak. Per 20 Agustus 2026, halaman jadwal resmi menyatakan pendaftaran online dan validasi Bintara telah ditutup.
  • Apakah Tamtama Gelombang III masih bisa mendaftar?
    Portal mencantumkan pendaftaran dimulai 15 Juli 2026 dan ditutup saat kuota terpenuhi. Publikasi PPID sebelumnya menyebut periode sampai 15 Agustus. Karena ada perbedaan informasi, cek status langsung di portal resmi sebelum mendaftar.
  • Berapa tinggi badan minimal Tamtama Gelombang III?
    Minimal 158 cm dengan berat badan seimbang.
  • Berapa usia Tamtama Gelombang III 2026?
    Minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 24 tahun saat pembukaan pendidikan pertama pada 28 September 2026.
  • Bagaimana cara daftar TNI AD Gelombang III?
    Daftar melalui portal resmi, isi data dan unggah dokumen, cetak formulir, kemudian datang ke Ajendam/Ajenrem untuk pemeriksaan awal dan validasi.
  • Apa saja dokumen yang harus disiapkan?
    Portal meminta KTP, KK, BPJS/KIS, ijazah, rapor kelas X–XII, data alamat dan nomor telepon, serta informasi lokasi validasi.
  • Apakah ada tes akademik pada Gelombang III 2026?
    Tes akademik tidak tercantum sebagai komponen penilaian tersendiri pada materi seleksi resmi Gelombang III yang tersedia.
  • Apa saja tes jasmani TNI AD?
    Tamtama menjalani lari 12 menit, pull-up, sit-up, push-up, shuttle run, dan pada Sub Panpus terdapat renang.
  • Apakah pendaftaran TNI AD berbayar?
    Tidak. TNI AD menegaskan seluruh proses penerimaan gratis dan tidak dipungut biaya.

Ringkasan

Rekrutmen TNI AD Gelombang 3 2026 mencakup jalur Bintara PK dan Tamtama PK.

Bintara mulai dibuka pada 17 Juli 2026 dan per 20 Agustus 2026 portal resminya sudah menyatakan pendaftaran serta validasi ditutup. Tamtama mulai dibuka 15 Juli 2026 dengan validasi mulai 17 Juli dan penutupan pendaftaran berdasarkan kuota.

Syarat utama Tamtama mencakup usia 17 tahun 10 bulan sampai 24 tahun, tinggi minimal 158 cm, sehat jasmani dan rohani, tidak berkacamata, memiliki BPJS/KIS dan SKCK, serta memenuhi ketentuan administrasi lainnya.

Tahapan seleksi resmi mencakup administrasi, kesehatan, jasmani, Litpers, psikologi, dan pemeriksaan lain sesuai tingkat seleksi. Tes akademik tidak tercantum sebagai materi penilaian tersendiri pada halaman resmi Gelombang III yang tersedia.

Pendaftaran dilakukan melalui portal resmi Rekrutmen TNI AD dan dilanjutkan dengan proses validasi di Ajendam/Ajenrem. Seluruh proses penerimaan resmi gratis tanpa dipungut biaya.

Sumber Resmi

  • Portal Rekrutmen Prajurit TNI Angkatan Darat TA 2026.
  • TNI AD — Jadwal Bintara PK Gelombang III 2026.
  • TNI AD — Jadwal Tamtama PK Gelombang III 2026.
  • TNI AD — Persyaratan Tamtama PK Gelombang III 2026.
  • TNI AD — Materi Penilaian Tamtama PK Gelombang III 2026.
  • TNI AD — Tata Cara Pendaftaran Rekrutmen Prajurit.
  • PPID TNI AD — Sosialisasi Penerimaan Bintara dan Tamtama PK Gelombang III 2026.

Siap Lolos Tes TNI?

Konsultasi langsung persiapan tes TNI bersama mentor berpengalaman. Tingkatkan peluang lolos seleksi TNI.

KODE VOUCHER BIMBELTNI - ARTIKEL - PROMO KEMERDEKAAN
KODE VOUCHER BIMBELTNI - ARTIKEL - PROMO KEMERDEKAAN
previous arrow
next arrow