Melihat jenjang pangkat prajurit sering membuat calon anggota membayangkan seberapa cepat karier mereka bergerak setelah pelantikan. Pertanyaan Berapa lama TNI AU naik pangkat tidak memiliki satu angka untuk semua prajurit karena Tamtama, Bintara, dan Perwira memakai patokan masa dinas serta persyaratan yang berbeda.
Kamu perlu membedakan masa minimum untuk memenuhi syarat dengan tanggal kenaikan pangkat yang benar-benar berlaku. Artikel ini merinci masa dinas, periode April dan Oktober, serta contoh hitung agar kamu tidak menganggap kenaikan pangkat berjalan otomatis. Mulailah dari bagian pertama untuk langsung melihat gambaran waktunya.
Daftar Isi
- 1. Waktu Kenaikan Pangkat TNI AU
- 2. Kenaikan Pangkat Tamtama TNI AU
- 3. Kenaikan Pangkat Bintara TNI AU
- 4. Kenaikan Pangkat Perwira TNI AU
- 5. Syarat Kenaikan Pangkat TNI AU
- 6. Kapan TNI AU Naik Pangkat?
- 7. Cara Hitung Waktu Naik Pangkat
- Mini FAQ
- Ringkasan
1. Waktu Kenaikan Pangkat TNI AU
Secara reguler, Tamtama dan Bintara TNI AU umumnya memerlukan masa minimum 3 sampai 5 tahun pada satu pangkat sebelum menuju pangkat berikutnya. Perwira mengikuti aturan berbeda karena TNI menilai masa dinas dalam pangkat atau MDDP bersama masa dinas perwira atau MDP, jabatan, dan pendidikan pengembangan.
Jadi, pertanyaan berapa lama TNI AU naik pangkat harus kamu cocokkan dengan pangkat awal dan jalur kariernya. Angka minimum hanya membuka peluang pengusulan, sedangkan satuan dan pejabat berwenang tetap memeriksa kelengkapan syarat sebelum menetapkan kenaikan.
PP Nomor 35 Tahun 2025 tentang Administrasi Prajurit TNI menjelaskan bahwa kenaikan pangkat reguler berlaku bagi prajurit yang memenuhi persyaratan jabatan dan masa peninjauan pangkat. Aturan tersebut membagi kenaikan reguler menjadi jenis periodik dan percepatan, tetapi kamu tetap perlu memakai masa minimum periodik sebagai gambaran jalur karier biasa.
2. Kenaikan Pangkat Tamtama TNI AU

Untuk kenaikan pangkat Tamtama TNI AU, masa minimum terpendek terdapat pada jenjang Prajurit Dua menuju Prajurit Satu, yaitu 3 tahun MDDP. Jeda berikutnya meningkat menjadi 4 atau 5 tahun sesuai pangkat prajurit saat ini.
| Kenaikan Pangkat | MDDP Minimum |
|---|---|
| Prajurit Dua atau Prada ke Prajurit Satu atau Pratu | 3 tahun |
| Pratu ke Prajurit Kepala atau Praka | 4 tahun |
| Praka ke Kopral Dua atau Kopda | 4 tahun |
| Kopda ke Kopral Satu atau Koptu | 5 tahun |
| Koptu ke Kopral Kepala atau Kopka | 5 tahun |
Rincian tersebut mengikuti kerangka Peraturan Panglima TNI Nomor 50 Tahun 2015 dan juga tercantum dalam kajian akademik tentang usulan kenaikan pangkat prajurit. Kajian itu menempatkan MDDP bersama kesehatan, kesamaptaan, dan konduite atau catatan perilaku sebagai kriteria penilaian, jadi masa minimum tidak berdiri sendiri.
Seorang Prada yang mencapai 3 tahun masa pangkat baru memenuhi batas waktu awal untuk menuju Pratu. Satuan tetap perlu menilai persyaratan lain dan memasukkan namanya dalam proses usulan pada periode yang sesuai.
Tabel berhenti pada Kopka karena peralihan dari Tamtama menuju Bintara tidak berjalan seperti kenaikan reguler di dalam satu golongan. Prajurit perlu mengikuti seleksi dan pendidikan pembentukan tersendiri untuk menuju pangkat Serda.
3. Kenaikan Pangkat Bintara TNI AU

Pola kenaikan pangkat Bintara TNI AU umumnya memakai MDDP minimum 5 tahun pada empat jenjang pertama. Pengecualian terdapat pada Pelda menuju Peltu yang memiliki masa minimum 4 tahun.
| Kenaikan Pangkat | MDDP Minimum |
|---|---|
| Sersan Dua atau Serda ke Sersan Satu atau Sertu | 5 tahun |
| Sertu ke Sersan Kepala atau Serka | 5 tahun |
| Serka ke Sersan Mayor atau Serma | 5 tahun |
| Serma ke Pembantu Letnan Dua atau Pelda | 5 tahun |
| Pelda ke Pembantu Letnan Satu atau Peltu | 4 tahun |
Karena tiap jenjang memerlukan waktu sendiri, seorang Bintara tidak dapat menjumlahkan usia dinas keseluruhan lalu langsung menebak pangkat berikutnya. Kamu harus melihat Terhitung Mulai Tanggal atau TMT pangkat sekarang, kemudian mencocokkannya dengan batas MDDP dan periode usulan.
Masa 5 tahun juga tidak berarti setiap Serda otomatis menjadi Sertu tepat pada hari ulang tahun pangkatnya. Kelengkapan jabatan, penilaian personel, kesehatan, kesamaptaan, dan keputusan pejabat tetap memengaruhi waktu nyata.
Peltu merupakan pangkat tertinggi dalam golongan Bintara, sehingga peralihan menuju Letda tidak cukup dengan menambah MDDP. Prajurit harus melalui mekanisme pembentukan Perwira dan memenuhi persyaratan yang berlaku.
Baca Juga: Urutan Pangkat TNI AU Lengkap Dengan Penjelasannya!
4. Kenaikan Pangkat Perwira TNI AU
Aturan kenaikan pangkat Perwira TNI AU memakai MDP dan MDDP, bukan satu masa tunggu yang sama pada seluruh jenjang. Untuk Perwira Pertama sampai Perwira Menengah, ketentuan terbaru mensyaratkan MDDP paling singkat 2 tahun serta jabatan penuh berdasarkan keputusan pejabat berwenang.
Peraturan Panglima TNI Nomor 15 Tahun 2025 memperbarui batas MDP Perwira pada 20 Maret 2025. MDP menunjukkan total masa dinas sebagai Perwira, sehingga angka dalam tabel bukan lama menetap pada satu pangkat saja.
4.1 Pangkat Letda sampai Kapten
Perwira lulusan pendidikan Sesarcab atau setingkat perlu mencapai MDP minimum 3 tahun untuk naik dari Letda ke Lettu. Untuk kenaikan Lettu ke Kapten, batas MDP minimumnya menjadi 5 tahun.
| Kenaikan Pangkat | MDP Minimum | Jalur Pendidikan |
|---|---|---|
| Letda ke Lettu | 3 tahun | Sesarcab atau setingkat |
| Lettu ke Kapten | 5 tahun | Sesarcab atau setingkat |
Contohnya, angka 5 tahun untuk menuju Kapten berarti Perwira perlu mencapai total MDP minimum 5 tahun, bukan menjalani 5 tahun penuh sebagai Lettu. Ia juga harus memenuhi MDDP minimum 2 tahun dan syarat jabatan yang berlaku.
4.2 Pangkat Mayor sampai Kolonel
Mulai jenjang Mayor, batas MDP bergantung kuat pada pendidikan pengembangan yang telah Perwira selesaikan. Jalur pendidikan yang berbeda dapat menghasilkan batas MDP berbeda untuk kenaikan pangkat yang sama.
| Kenaikan Pangkat | MDP Minimum | Jalur Pendidikan |
|---|---|---|
| Kapten ke Mayor | 8 tahun | Diklapa atau setingkat |
| Kapten ke Mayor | 16 tahun | Sesarcab dan Dikbangspes atau Dikbangiptek |
| Kapten ke Mayor | 18 tahun | Sesarcab atau setingkat |
| Mayor ke Letkol | 14 tahun | Sesko Angkatan atau setingkat |
| Mayor ke Letkol | 21 tahun | Diklapa dan Dikbangspes atau Dikbangiptek |
| Mayor ke Letkol | 23 tahun | Diklapa atau setingkat |
| Letkol ke Kolonel | 17 tahun | Sesko Angkatan atau setingkat |
| Letkol ke Kolonel | 24 tahun | Diklapa dan pendidikan Spesialis Kedokteran |
| Letkol ke Kolonel | 32 tahun | Diklapa dan Dikbangspes atau Dikbangiptek |
Tabel ini memperlihatkan mengapa dua Perwira dengan tahun pengangkatan yang sama belum tentu mencapai pangkat berikutnya pada waktu yang sama. Pendidikan, jabatan, MDDP, dan kebutuhan organisasi membentuk jalur karier yang berbeda.
4.3 Pangkat Kolonel ke Marsma
Kenaikan dari Kolonel menuju Perwira Tinggi Bintang Satu TNI AU atau Marsekal Pertama memakai MDP dan kebutuhan organisasi. Pada jenjang ini, aturan tidak memakai satu angka yang berlaku untuk semua latar pendidikan.
| Kenaikan Pangkat | MDP Minimum | Jalur Pendidikan |
|---|---|---|
| Kolonel ke Marsma | 21 tahun | Sesko TNI, Lemhannas, atau setingkat |
| Kolonel ke Marsma | 25 tahun | Sesko Angkatan atau setingkat |
| Kolonel ke Marsma | 28 tahun | Diklapa dan pendidikan Spesialis Kedokteran |
Aturan membuka pengecualian berdasarkan kebutuhan organisasi atas persetujuan Panglima. Karena itu, batas MDP membantu membaca kelayakan awal, tetapi tidak menjamin seorang Kolonel langsung menjadi Marsma saat mencapai angka tersebut.
5. Syarat Kenaikan Pangkat TNI AU
Memenuhi masa minimum merupakan bagian dari syarat naik pangkat TNI AU, tetapi bukan satu-satunya penentu. Satuan tetap memeriksa jalur pendidikan, jabatan, hasil penilaian personel, serta kelayakan usulan sebelum pimpinan mengambil keputusan.
- Prajurit memenuhi MDDP minimum sesuai pangkatnya.
- Perwira memenuhi MDP, MDDP, jabatan, dan pendidikan yang sesuai.
- Satuan memproses usulan melalui jalur administrasi dan penilaian personel.
- Prajurit memenuhi persyaratan kesehatan dan kesamaptaan pada proses yang berlaku.
- Pejabat berwenang menetapkan kenaikan sesuai kebutuhan organisasi.
Kegiatan UKP Korpasgat periode 1 Oktober 2025 menunjukkan bahwa Perwira, Bintara, dan Tamtama mengikuti pemeriksaan tensi, Samapta A, Samapta B, serta renang dalam proses pengusulan. Bukti ini memperjelas bahwa mencapai batas tahun belum cukup tanpa kesiapan fisik dan kelengkapan persyaratan lain.
6. Kapan TNI AU Naik Pangkat?
TNI AU lazim menjalankan periode kenaikan pangkat TNI AU pada 1 April dan 1 Oktober. Tanggal tersebut merupakan periode administrasi, bukan jadwal yang membuat setiap prajurit otomatis naik dua kali dalam setahun.
Portal resmi Korpasgat mencatat kenaikan pangkat personel periode 1 April 2026, sedangkan kegiatan UKP pada bagian sebelumnya mengacu pada periode 1 Oktober 2025. Dua catatan tersebut memperlihatkan penggunaan periode April dan Oktober dalam praktik TNI AU.
Kalau prajurit belum memenuhi satu syarat atau proses usulannya belum selesai, kenaikan dapat bergeser ke periode berikutnya. TMT, tenggat administrasi satuan, hasil pemeriksaan, dan keputusan pejabat akan menentukan tanggal yang benar-benar berlaku bagi personel tersebut.
Baca Juga: Urutan pangkat TNI AU dari terendah ke tertinggi Cek Disini!
7. Cara Hitung Waktu Naik Pangkat
Untuk memahami cara menghitung waktu kenaikan pangkat, mulai dari TMT pangkat yang sekarang, bukan dari tanggal pendaftaran atau awal pendidikan. Setelah itu, tambahkan MDDP minimum dan cocokkan hasilnya dengan periode serta persyaratan usulan.
- Catat TMT pangkat prajurit saat ini.
- Tambahkan MDDP minimum sesuai tabel Tamtama atau Bintara.
- Untuk Perwira, periksa MDP total, MDDP, jabatan, dan pendidikan.
- Cocokkan tanggal kelayakan dengan periode 1 April atau 1 Oktober.
- Tunggu hasil usulan dan keputusan resmi dari pejabat berwenang.
Contohnya, Prada dengan TMT 1 Oktober 2023 mencapai MDDP 3 tahun pada 1 Oktober 2026. Tanggal itu menjadi peluang paling awal jika seluruh persyaratan lengkap dan pejabat menyetujui usulannya, bukan janji kenaikan otomatis.
Pada jenjang Bintara, Serda dengan TMT 1 April 2022 mencapai MDDP 5 tahun pada 1 April 2027. Perwira tidak dapat memakai penjumlahan sederhana ini saja karena ia juga harus menilai MDP total dan jalur pendidikan.
Mini FAQ
Berapa lama TNI AU naik pangkat dari Prada ke Pratu?
Masa minimum Prada menuju Pratu ialah 3 tahun MDDP. Satuan tetap memeriksa syarat lain dan memproses usulan sebelum pejabat menetapkan kenaikannya.
Berapa lama Serda ke Sertu TNI AU?
Serda memerlukan MDDP minimum 5 tahun untuk menuju Sertu. Angka itu menunjukkan batas waktu awal, bukan jaminan kenaikan otomatis pada tanggal yang sama.
Apakah Perwira TNI AU naik setiap dua tahun?
Tidak selalu, meskipun Perwira Pertama sampai Perwira Menengah memiliki MDDP minimum 2 tahun. Perwira juga harus memenuhi MDP total, jabatan, pendidikan, kebutuhan organisasi, dan persyaratan lain.
Apakah kenaikan pangkat TNI AU otomatis?
Tidak, masa minimum hanya menjadi salah satu syarat pengusulan. Satuan dan pejabat berwenang tetap menilai kelayakan personel sebelum menetapkan kenaikan.
Kapan periode kenaikan pangkat TNI AU?
TNI AU lazim memakai periode 1 April dan 1 Oktober. Prajurit hanya dapat masuk pada periode yang sesuai setelah memenuhi syarat dan menjalani proses usulan.
Ringkasan
Secara umum, jawaban berapa lama TNI AU naik pangkat ialah 3 sampai 5 tahun per jenjang untuk Tamtama dan Bintara, sedangkan Perwira mengikuti MDP, MDDP minimum 2 tahun, jabatan, serta pendidikan. TNI AU lazim memakai periode 1 April dan 1 Oktober, tetapi masa minimum tidak menjamin kenaikan otomatis.
Kalau kamu masih mengejar kelulusan seleksi TNI AU, pahami jenjang karier sambil tetap memprioritaskan tes yang ada di depan mata. Kamu dapat memakai jadiprajurit.id untuk melatih kesiapan akademik, psikologi, dan strategi seleksi secara lebih terarah.
