Berkas Pendaftaran PA PK TNI Gelombang II 2026 Cek Dokumen Validasi, Akreditasi & Surat Kesehatan

Berkas Pendaftaran PA PK TNI

Berkas pendaftaran PAPK TNI perlu diperiksa sejak calon selesai membuat akun karena proses penerimaan tidak berhenti pada registrasi online. Peserta PA PK TNI Gelombang II 2026 yang telah mengisi data harus melengkapi persyaratan administrasi dan datang ke Panselinda yang dipilih dengan membawa dokumen sesuai formulir registrasi masing-masing. Pendaftaran PA PK TNI Gelombang II masih berlangsung hingga 20 Oktober 2026 pukul 23.59. Portal resmi secara khusus mengingatkan peserta yang sudah mendaftar tetapi belum melengkapi data atau berkas agar segera menyelesaikannya dan membawa seluruh persyaratan administrasi ke Panselinda. Daftar dokumen yang harus dibawa secara lengkap tercantum pada formulir registrasi peserta. Status Pendaftaran PA PK TNI Gelombang II 2026 Penerimaan Perwira Prajurit Karier Gelombang II Tahun 2026 dibuka mulai 16 September 2026 pukul 13.00 dan ditutup pada 20 Oktober 2026 pukul 23.59. Informasi Ketentuan Jalur PA PK TNI Gelombang II Tahun 2026 Pendaftaran dibuka 16 September 2026 pukul 13.00 Pendaftaran ditutup 20 Oktober 2026 pukul 23.59 Pendidikan D4, S1, S1 Profesi, S2 sesuai kebutuhan Tahap setelah registrasi Melengkapi data dan berkas lalu mengikuti proses di Panselinda Checklist administrasi final Mengikuti formulir registrasi peserta Saat membuat akun, calon diminta mengisi nama sesuai KTP, NIK 16 digit, jenis kelamin, tempat dan tanggal lahir, pendidikan terakhir, nomor telepon, serta email aktif. Nomor telepon dan email harus tetap dapat digunakan karena menjadi sarana komunikasi selama proses pendaftaran dan seleksi. Baca Juga: Persyaratan PAPK TNI 2026 Gelombang II Cek Batas Usia, IPK, Tinggi Badan & Link Daftar Berkas Pendaftaran PAPK TNI yang Perlu Disiapkan Portal resmi PA PK tidak menerbitkan satu checklist publik lengkap yang dapat menggantikan formulir peserta. Justru sistem pendaftaran menegaskan bahwa persyaratan administrasi yang harus dibawa tercantum pada formulir registrasi masing-masing calon. Meski demikian, halaman persyaratan PA PK Gelombang II secara eksplisit menyebut beberapa dokumen yang perlu diperhatikan. Dokumen Ketentuan Resmi Sertifikat akreditasi universitas Fotokopi sertifikat yang diterbitkan BAN-PT Sertifikat akreditasi program studi Fotokopi sertifikat yang diterbitkan BAN-PT Surat kesehatan Dari rumah sakit pemerintah Surat bebas narkoba Dari rumah sakit pemerintah Kartu BPJS Wajib dimiliki Catatan kriminalitas Dikeluarkan secara tertulis oleh Polri Dokumen pendidikan luar negeri Pengesahan dan transkrip hasil konversi sesuai ketentuan Persetujuan instansi Untuk calon yang sudah bekerja Dokumen profesi kedokteran Mengikuti persyaratan khusus bidang masing-masing Surat keterangan agama/adat Jika pengecualian tato atau tindik berkaitan dengan agama/adat Daftar tersebut berasal dari persyaratan yang dipublikasikan TNI. Namun, peserta tetap perlu menggunakan formulir registrasi sebagai checklist terakhir ketika akan datang ke Panselinda. Dokumen Pendidikan dan Persyaratan Khusus Latar belakang pendidikan menjadi bagian penting dalam penerimaan PA PK karena jalur ini ditujukan bagi lulusan perguruan tinggi dengan program studi yang sedang dibutuhkan TNI. Persyaratan resmi menetapkan calon sudah lulus dan memiliki ijazah D4, S1, S1 Profesi, atau S2 dari jurusan/program studi sesuai kebutuhan. Universitas dan program studi juga harus memiliki akreditasi minimal B/Baik Sekali pada saat peserta lulus. 1. Sertifikat Akreditasi Peserta diminta membawa fotokopi sertifikat akreditasi: yang diterbitkan oleh BAN-PT. Akreditasi juga berkaitan dengan ketentuan IPK. Untuk program studi berakreditasi A/Unggul, IPK minimum ditetapkan 2,80. Untuk program studi berakreditasi B/Baik Sekali, IPK minimum 3,00. 2. Dokumen Bidang Kedokteran Calon dari Kedokteran Spesialis, Kedokteran Umum, Kedokteran Gigi, dan Kedokteran Hewan memiliki ketentuan tambahan. Persyaratan resmi antara lain menyebut ijazah S1 profesi, sertifikat akreditasi program studi, hasil uji kompetensi dokter, serta ijazah/sertifikat spesialis untuk peserta tertentu. Bagi peserta PPDS, ketentuannya juga mencakup surat keterangan sedang menjalani PPDS sesuai persyaratan yang ditetapkan. 3. Calon yang Sudah Bekerja Peserta yang sudah bekerja wajib memperoleh persetujuan dari instansinya. Calon juga harus bersedia membuat pernyataan untuk diberhentikan dengan hormat dari instansi tempat bekerja apabila dinyatakan lulus seleksi dan masuk Pendidikan Pertama atau Dikma. 4. Lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri Lulusan luar negeri harus memenuhi ketentuan pengesahan pendidikan dari pemerintah serta melengkapi transkrip akademik hasil konversi nilai luar negeri ke dalam sistem dalam negeri. Karena ketentuan dokumen dapat berbeda menurut latar belakang setiap calon, jangan menyalin checklist peserta lain apabila pendidikan, profesi, atau status pekerjaannya berbeda. Baca Juga: Rekrutmen TNI PA PK 2026 Cek Daftar Formasi Kesehatan, Teknik, & Hukum Berkas Kesehatan, BPJS dan Persyaratan Pendukung Dokumen kesehatan perlu dipersiapkan sebelum peserta memasuki rangkaian seleksi. Halaman persyaratan PA PK TNI Gelombang II secara langsung mencantumkan kewajiban membawa: 1. Surat Keterangan Kesehatan Surat kesehatan harus berasal dari rumah sakit pemerintah. Dokumen ini merupakan persyaratan administrasi. Surat kesehatan yang dibawa calon tidak menggantikan pemeriksaan kesehatan atau Rikkes yang nantinya dilakukan dalam rangkaian seleksi TNI. 2. Surat Keterangan Bebas Narkoba Peserta juga wajib membawa surat bebas narkoba dari rumah sakit pemerintah. Hal tersebut sejalan dengan persyaratan dasar PA PK yang menyebut calon harus sehat jasmani, sehat rohani, dan bebas narkoba. 3. BPJS Kartu BPJS termasuk persyaratan yang secara eksplisit dicantumkan pada portal resmi. Karena itu, peserta yang sudah melakukan registrasi sebaiknya memeriksa kembali status dan dokumen BPJS sebelum mengikuti tahapan berikutnya. 4. Catatan Kriminalitas Calon dipersyaratkan tidak memiliki catatan kriminalitas yang dinyatakan secara tertulis oleh Polri. Peserta sebaiknya mengikuti keterangan pada formulir registrasi mengenai bentuk dokumen yang perlu dibawa saat proses administrasi. Baca Juga: Tes Kesehatan TNI Apa Saja? Cek Rikkes dari Mata, Gigi, THT, EKG sampai Rontgen! Validasi Berkas Setelah Daftar Online Setelah akun dibuat dan pendaftaran online diselesaikan, peserta perlu memperhatikan tahapan administrasi berikutnya. Sistem resmi PA PK saat ini memberi pemberitahuan kepada peserta yang telah mendaftar tetapi belum melengkapi data atau berkas untuk segera menyelesaikannya dan datang ke Panselinda yang telah dipilih dengan membawa seluruh persyaratan administrasi. Alurnya dapat dipahami sebagai berikut: Peserta perlu membedakan persyaratan PA PK dengan berkas Bintara, Tamtama, maupun Taruna Akademi TNI. Masing-masing jalur mempunyai ketentuan sendiri. Karena itu, jumlah fotokopi, ukuran pasfoto, warna stopmap, legalisasi, maupun dokumen operasional lain jangan disamakan dengan jalur penerimaan TNI lainnya jika tidak tercantum pada formulir PA PK peserta. Portal Resmi PA PK TNI 2026 Pendaftaran hanya sebaiknya dilakukan melalui sistem resmi Rekrutmen TNI. Portal registrasi PA PK Gelombang II 2026 masih mencatat periode pendaftaran sampai 20 Oktober 2026. Portal Registrasi Resmi PA PK TNI Gelombang II 2026 Peserta yang sudah memiliki akun dapat menggunakan halaman login resmi. Login Peserta PA PK TNI 2026 Sementara itu, persyaratan lengkap, jadwal, lokasi Panselinda,

JadiPrajurit adalah platform bimbel online untuk membantu calon tentara ,ida mempersiapkan seleksi dengan materi, latihan soal, tryout, dan pembahasan yang terarah.

HUBUNGI KAMI

Margahurip, banjaran, kab. Bandung, Jawa Barat

© 2026 Copyright by JadiPRAJURIT | All rights reserved PT Cerebrum Edukanesia Nusantara